Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kabar Terbaru! 2 Informasi Penting dan 4 Hal Penghambat Pencairan Bansos Alokasi Maret 2025, Simak Selengkapnya

Mutia Tresna Syabania • Jumat, 28 Februari 2025 | 12:04 WIB
Ilustrasi uang pencairan bansos.
Ilustrasi uang pencairan bansos.

RADAR BOGOR - Menjelang penyaluran bantuan sosial (bansos) tahap kedua yang akan menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Ada beberapa informasi penting yang perlu diketahui oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos PKH dan BPNT.

Dua Informasi Penting soal bansos tersebut di bulan Maret 2025, diantaranya:

1. Monitoring Penyaluran Bansos

Pendamping sosial akan melakukan monitoring penyaluran bansos kepada KPM yang telah mencairkan bantuan melalui kartu KKS, kantor pos, atau titik komunitas.

Monitoring ini bertujuan untuk memastikan bantuan tersalurkan dengan benar, diterima langsung oleh penerima, tidak ada potongan, dan jumlah nominalnya sesuai.

KPM mungkin akan diminta untuk difoto sambil membawa KTP atau kartu KKS (untuk pencairan melalui kartu KKS) atau difoto saat pencairan (untuk pencairan melalui kantor pos).

2. Checkground DTSEN

Pada awal bulan Ramadan, akan dilakukan checkground DTSEN. Pendamping sosial akan mendatangi rumah KPM untuk memverifikasi data.

DTSEN adalah basis data baru yang merupakan hasil kolaborasi Kemensos, BPS, dan berbagai lembaga/kementerian.

Penggunaan DTSEN dapat menyebabkan perubahan daftar penerima bansos pada tahap kedua.

KPM yang sebelumnya menerima bansos mungkin tidak lagi memenuhi syarat, sementara penerima baru akan ditambahkan.

Sebagai informasi ada 4 hal yang menghambat penyaluran, di antaranya:

KPM diharapkan kooperatif dalam proses monitoring dan verifikasi data serta berhati-hati dalam menggunakan kartu KKS untuk menghindari hal-hal yang dapat menghambat penyaluran bansos.

KPM diharapkan mengikuti instruksi dari pendamping sosial, semoga informasi ini bermanfaat bagi KPM bansos PKH dan BPNT.***

Editor : Halimatu Sadiah
#bpnt #bansos #bantuan sosial 2025 #pkh