Banjir tersebut terjadi setelah warga menjebol tembok pembatas sehingga air meluas ke komplek perumahan.
Sebagaimana dikutip dari video yang dibagikan di TikTok @98withkyu, pemilik akun memperlihatkan suasana di komplek perumahan yang banjir.
Ia menyebut banjit terjadi bukan karena hujan deras melainkan karena tembok pembatas dijebol warga sebelah.
"Warga sebelah kebanjiran jadi ngejebol tembok biar airnya terbagi ke komplek rumah yang gak banjir," tulisnya dalam keterangan yang tertulis di video TikTok @98withkyu.
Pengunggah video juga menyampaikan selama 9 tahun tinggal di komplek teresebut baru kali ini banjir.
"Ini tembok pembatas deket rumahku mau dijebol juga untungnya cepet ketahuan," ungkapnya.
"Warga sebelah bilang namanya musibah harus berbagi akhirnya sepakat buat ngalirin airnya tapi gak boleh dijebol total. Untung saluran airnya lancar jadi airnya ngalir," katanya lagi.
"Stay safe semuanya yang terkena dampak banjir," sambung pengunggah video.
Video warga jebol tembok pembatas saat terjadi banjir di Bekasi itu pun viral di media sosial.
Seperti dilihat Radar Bogor hingga Rabu (5/3/2025) video tersebut telah ditonton 7,7 juta kali dan mendapat lebih dari 11 ribu komentar warganet.
Sebagian warganet menyayangkan upaya menjebol tembok dalam mengatasi banjir tetapi meluas ke wilayah lainnya. Di sisi lain, banyak pula netizen yang mendoakan agar banjir lekas surut.
"Lah kan yang beli rumah di situ pasti udah dijanjiin anti banjir makanya ditembok gitu, hadeuh ngerugiin banget," komentar salah satu warganet.
"Tega banget beli rumah mahal biar gak kena banjir, malah sengaja dibanjirin. Semoga lekas surut ya, stay strong semua," tulis warganet lainnya.
Editor : Eka Rahmawati