RADAR BOGOR - Survei ground check Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk penerima bansos telah dimulai hari ini, sesuai instruksi Kemensos pada 3 Maret 2025.
Survei ini dilakukan oleh para pendamping sosial bansos PKH dengan target-target tertentu yang telah ditetapkan.
Prioritas utama adalah KPM PKH yang telah menerima bansos lebih dari 5 tahun dan terindikasi sudah mampu secara ekonomi.
KPM dengan usia produktif dan kondisi finansial yang dianggap sejahtera menjadi fokus utama survei tahap awal ini.
Survei juga menyasar masyarakat yang terdaftar di aplikasi SIGMA namun belum pernah menerima bantuan sosial sama sekali.
Jika dinilai layak, mereka akan diusulkan sebagai penerima bantuan sosial di masa mendatang.
KPM BPNT murni yang masuk dalam daftar validasi baru PKH akan disurvei untuk menentukan kelayakan mereka sebagai penerima PKH.
Survei ini bertujuan memastikan bansos tepat sasaran, menggantikan KPM yang sejahtera dengan yang memenuhi syarat, serta memperbarui data penerima menggunakan DTSEN.
Pendamping sosial akan mendatangi rumah KPM yang terdaftar di aplikasi SIGMA untuk melakukan wawancara dan verifikasi data.
Data yang terkumpul akan digunakan untuk menentukan kelayakan penerima bantuan sosial di tahap selanjutnya.
Survei tahap awal menyasar 12,2 juta KPM dari total 29 juta KPM, dengan sisa KPM akan disurvei pada tahap selanjutnya.
Diharapkan survei ini dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi penyaluran bantuan sosial.
KPM yang namanya terdaftar di aplikasi SIGMA diharapkan untuk kooperatif saat dikunjungi pendamping sosial.
Bagi KPM yang belum disurvei, harap bersabar menunggu jadwal survei selanjutnya untuk bansos.
Informasikan kepada pendamping sosial jika ada perubahan data atau kondisi terkait bansos.***