RADAR BOGOR - Banjir yang terjadi di wilayah Jakarta, Bogor, serta Bekasi masih dalam penanganan. Pemerintah terus bergerak mengatasi banjir.
Presiden RI Prabowo Subianto telah memerintahkan kepada Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Panglima TNI beserta Kepala Staf dan Kapolri agar langsung turun dan segera memberikan bantuan apapun.
Khususnya kepada masyarakat yang terdampak banjir di wilayah Jabodetabek tersebut.
Dalam penanganan ini, Saifullah menyebut pihaknya fokus pada dua klaster yakni logistik dan lokasi penampungan.
Bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang juga dalam koordinasi BNPB, Kemensos berkoordinasi dalam proses evakuasi warga terdampak.
Kementerian Sosial bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi, serta Kabupaten Bogor terus melakukan pendataan terhadap korban dan dampak dari bencana banjir.
Data resmi terkait jumlah korban dan tingkat kerusakan kata Mensos saat ini masih dalam proses finalisasi.
Terkait dengan bantuan, Saifullah menjelaskan Kemensos telah menyalurkan berbagai kebutuhan dasar bagi para pengungsi.
Seperti kasur, bantal, obat-obatan, pakaian untuk ibu dan anak, serta makanan siap saji. Dapur umum juga didirikan demi memenuhi kebutuhan makanan warga terdampak.
Banjir terjadi di sejumlah wilayah di Jabodetabek di antaranya Jakarta, Bogor, dan Bekasi.
Di Bogor, banjir melanda Perumahan Vila Nusa Indah, Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunung Putri pada Selasa (4/3/2025).
Bencana yang disebabkan luapan Sungai Cileungsi itu merendam belasan ribu rumah di Vila Nusa Indah I dan membuat puluhan ribu warga terkena dampaknya.
Tak hanya itu di Kabupaten Bogor banjir juga melanda kawasan Puncak di Kecamatan Cisarua hingga Kecamatan Parung Panjang.