RADAR BOGOR - Di tengah proses survei yang dilakukan Kementerian Sosial, beberapa KPM bansos melaporkan adanya pencairan dana di kartu KKS mereka.
Selain itu, ada tiga jenis bansos BLT yang bisa dimanfaatkan menjelang Lebaran.
Banyak KPM bansos melaporkan adanya saldo masuk di kartu KKS mereka, dengan nominal hingga Rp1,5 juta.
Banyak yang bertanya-tanya apakah ini merupakan percepatan pencairan PKH tahap kedua.
Setelah dilakukan investigasi, diketahui bahwa pencairan tersebut bukan percepatan tahap kedua, melainkan:
- Pencairan susulan PKH tahap pertama (Januari-Februari-Maret 2025) bagi KPM yang belum menerima.
- Pencairan bagi KPM yang masuk validasi by system pada 31 Desember 2024, yaitu KPM BPNT yang diangkat menjadi penerima PKH.
Aplikasi SIKS-NG masih menunjukkan periode salur Januari-Februari-Maret 2025, menandakan belum ada proses pencairan tahap kedua.
Walaupun begitu, proses survei yang sedang dilakukan oleh Kemensos bisa saja mempercepat proses pencairan PKH tahap ke 2.
Simak 3 BLT Tunai yang bisa dimanfaatkan jelang lebaran, di antaranya:
1. BLT PIP (Program Indonesia Pintar)
Bagi KPM yang dana PIP-nya sudah ditransfer, segera cairkan di bank terdekat (BRI untuk SD/SMP, BNI untuk SMA/SMK).
2. BLT Atensi YAPI (Anak Yatim Piatu)
Bantuan periode Januari-Februari 2025 sudah mulai disalurkan.
KPM yang mendapat surat undangan dari PT Pos atau yang terdaftar di Bank Mandiri, segera cairkan dana jika status di cekbansos.kemensos.go.id sudah "sudah salur".
3. BLT Dana Desa
Pencairan sebesar Rp600 ribu untuk periode Februari-Maret 2025, KPM yang mendapat surat undangan dari kantor desa, segera cairkan dana.
KPM diharapkan untuk terus memantau informasi terkait pencairan BLT BBM dan bantuan beras 10 kg.
Pencairan bansos yang terjadi pada 4 Maret 2025 merupakan pencairan susulan tahap pertama dan validasi by system, bukan percepatan tahap kedua.
KPM bansos dapat memanfaatkan 3 BLT tunai yang tersedia sambil menunggu informasi lebih lanjut mengenai bantuan lainnya.***
Editor : Halimatu Sadiah