Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Dedi Mulyadi Ambil Langkah Tegas untuk Mengatasi Masalah Patung Penyu Rp15 Miliar yang Terbuat dari Kardus

Robecca Sesaria • Kamis, 6 Maret 2025 | 16:29 WIB
Viral patung penyu Rp15 miliar terbuat dari kardus, Dedi Mulyadi lakukan langkah tegas ini.
Viral patung penyu Rp15 miliar terbuat dari kardus, Dedi Mulyadi lakukan langkah tegas ini.

RADAR BOGOR - Viral di Sosial Media, salah satunya diunggah di akun Instagram @mood.jakarta mengunggah sebuah video yang menayangkan kerusakan patung penyu.

Pembangunan patung penyu di Ruang Terbuka Hijau (RTH) atau Alun-alun Gadobangkong, Sukabumi ini diduga menghabiskan dana sebesar Rp15 miliar.

Dalam video itu, terlihat bahwa patung penyu sudah rusak dan penyok, terutama pada bagian tempurungnya.

Warga yang berada di lokasi lantas membuka lapisan luar patung penyu tersebut yang ternyata hanya terbuat dari karton berwarna coklat seperti kardus.

Di bagian dalam patung terdapat rangka kayu untuk menopang karton-karton tersebut.

Unggahan video tersebut langsung disambut dengan kemarahan warganet, terlebih anggaran yang digunakan untuk membuat patung tersebut sebesar Rp15 miliar, angka yang fantastis.

Setelah unggahan tersebut viral, tak sedikit warganet yang menandai akun Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi untuk memperhatikan masalah patung penyu tersebut.

Tak butuh waktu lama, Dedi Mulyadi lalu mengomentari video viral tersebut.

"Mengenai ramainya patung penyu yang isinya kardus, saya tidak akan memberikan komentar terlalu panjang. Saya sudah meminta inspektorat provinsi Jawa Barat untuk turun ke lapangan mengaudit kegiatan proyek tersebut," ujar Dedi Mulyadi melalui akun Instagramnya @dedimulyadi71 pada Kamis (6/3/2025).

Setelah audit selesai, pihak Dedi Mulyadi akan segera mengumumkan hasil tersebut kepada masyarakat agar masyarakat mendapatkan penjelasan yang objektif, tidak bersifat dugaan.

"Saya akan senantiasa berbuat objektif bagi kepentingan masyarakat dan akan selalu mengedepankan prinsip-prinsip akuntabilitas. Untuk itu mohon sabar, kita menunggu auditnya dan bagi saya hasil audit itu menjadi landasan untuk melakukan langkah-langkah berikutnya," ujar Dedi Mulyadi.

Sebelumnya, pihak proyek dan Sekda Kabupaten Sukabumi telah melakukan klarifikasi.

Pihak proyek menegaskan bahwa anggaran untuk ornamen patung penyu tersebut tidak mencapai miliaran rupiah, melainkan hanya sekitar Rp30 juta.

"Kami tegaskan bahwa biaya pembuatan ornamen penyu ini sekitar Rp30 juta, sesuai spesifikasi yang telah ditetapkan dalam proyek," ujar Imran Firdaus, selaku pihak rekanan proyek pada Rabu (5/3/2025).

Terkait material yang digunakan, Imran menjelaskan bahwa patung tersebut bukan dari kardus, melainkan dari resin dan fiberglass.

"Ornamen ini dibuat dari resin dan fiberglass, yang memang umum digunakan untuk patung luar ruangan karena ketahanannya terhadap cuaca ekstrem. Kardus yang terlihat dalam video hanyalah media cetak sebelum bahan utama dikeringkan dan diperkuat," tambah Imran.

Sedangkan dari pihak Sekda membantah anggaran pembuatan patung penyu tersebut sebesar Rp16,5 miliar.

Hal tersebut disampaikan Sekda Sukabumi, Ade Suryaman melalui tayangan video berdurasi satu menit yang beredar pada Rabu, 5 Maret 2025.

Dalam video tersebut, Ade mengatakan bahwa anggaran Rp16,5 miliar tersebut merupakan anggaran pengaturan kawasan partai Gadobangkong, yang di dalamnya terdapat patung penyu.

"Penataan kawasan wisata di Gadobangkong itu, merupakan salah satu ciri khas pariwisata Kabupaten Sukabumi dan sangat bermanfaat bagi Pemkab Sukabumi," ujar Ade.

"Oleh karena itu, yang beredar hari ini, Rp15,6 miliar hanya untuk patung penyu, itu bukan informasi yang benar. Tapi, itu mengatur kawasan pantai Gadobangkong," tutupnya.***

Editor : Halimatu Sadiah
#dedi mulyadi #sukabumi #patung penyu