RADAR BOGOR - Kopi adalah salah satu minuman yang cukup banyak diminati oleh banyak orang.
Bahkan bagi beberapa orang, minum kopi adalah rutinitas pokok setiap harinya, apalagi saat pagi sebelum memulai beraktivitas.
Sayangnya, saat bulan puasa tiba seperti sekarang, umat Muslim tidak bisa minum kopi di setiap waktu.
Oleh sebab itu, momen buka puasa dan sahur adalah momen yang paling ditunggu oleh para pecinta kopi untuk menikmati minuman favoritnya ini.
Namun, beberapa orang menanyakan apakah boleh minum kopi pada saat sahur?
Jika melihat dari sisi Islam, sebenarnya tidak ada dalil yang secara khusus melarang minum kopi saat sahur.
Itu artinya, minum kopi termasuk dalam kategori mubah (diperbolehkan) karena tidak ada ketentuan syariat yang melarang minum kopi saat sahur.
Meski hukumnya mubah, menurut beberapa pakar kesehatan, minum kopi saat sahur juga menimbulkan beberapa efek samping.
Salah satu pakar yang ikut menyuarakan pendapatnya tentang hal ini adalah dr. Tirta.
dr. Tirta adalah seorang dokter, influencer kesehatan, serta seorang pebisnis yang cukup terkenal di Indonesia.
Melalui kanal YouTube miliknya, Tirta PengPengPeng, sang dokter menjawab pertanyaan dari kebanyakan netizen yang menanyakan tentang mengkonsumsi kafein saat sahur.
Menurut dr. Tirta, salah satu efek dari kafein yaitu stimulan, yang merupakan jenis zat atau bahan yang dapat merangsang sistem saraf atau organ tubuh lainnya, seperti jantung.
Selain stimulant, efek dari kafein adalah sering buang air kecil. Jadi, semakin sering buang air kecil, maka akan semakin cepat pula seseorang merasa haus.
"Salah satu efek kafein adalah stimulan. Stimulan itu meningkatkan aktivitas jantung dan juga pipis. Jadi kalian malah rentan haus," ujar pria kelahiran 1991 itu.
Menurut dr. Tirta, diperbolehkan mengkonsumsi kopi pada saat sahur, namun efek sampingnya adalah orang tersebut akan lebih sering buang air kecil.
"Jadi, kalau kalian ngopi pas sahur, boleh, tapi nanti pipis, stimulant jadinya rentan haus. Dehidrasi jadinya," lanjutnya.
dr. Tirta juga membagikan kepada warganet tentang waktu yang ia gunakan untuk minum kopi setiap harinya walaupun sedang puasa.
"Kalau saya waktu ngopi yang pas puasa tak geser, pas abis isya. Ngopi bosku," ujarnya.
dr. Tirta juga menegaskan bahwa minum kopi saat malam hari tidak akan membuat seseorang susah tidur.
"Efek kopi tu cuma bertahan 3 jam di dalam tubuh. Berarti kan selesai terawean, bobo. Apalagi malam nuzulul qur’an, begadang itu kan, baca qur’an terus semalaman. Nah itu pas ngopi," tutup dr. Tirta.
Menurut dr. Tirta, mengkonsumsi kopi pada saat sahur boleh-boleh saja, namun akan ada efek samping berupa lebih sering buang air kecil yang mengakibatkan seseorang lebih mudah haus.***
Editor : Halimatu Sadiah