Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Hibisc Puncak Bogor akan Ditanami Pohon Endemik, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Ajak ITB Evaluasi Tata Ruang se-Jabar

Siti Dewi Yanti • Senin, 10 Maret 2025 | 12:49 WIB
Gubernur Jawa Barat saat bertemu perwakilan Walhi di Hibisc Puncak Bogor
Gubernur Jawa Barat saat bertemu perwakilan Walhi di Hibisc Puncak Bogor

RADAR BOGOR - Pemerintah provinsi Jawa Barat menyegel dan membongkar sejumlah bangunan yang berada di komplek objek wisata Hibisc Puncak Bogor.

Proses pembongkaran masih dilakukan terhadap 25 bangunan yang tidak berijin dan melanggar peraturan.

Kini Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berencana merevitalisasi lahan tersebut dengan melakukan penanaman pohon hutan.

Kepala Dinas Kehutanan Jawa Barat telah menyiapkan puluhan ribu tanaman yang akan ditanam di lahan Hibisc.

Rencananya setiap satu hektar lahan akan ditanami seribu tanaman pohon, sehingga dibutuhkan 23 ribu bibit.

"Seribu pohon per hektar, jadi 23.000 tanaman," kata Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Adhi Nurul Hadi mengatakan untuk menanaman tanaman endemik.

"Yang endemik akan ditanam," ungkapnya.

Ditanya Dedi Mulyadi apa saja yang akan ditanam, Adhi menuturkan akan menanam tiga jenis pohon.

"Pohon yang ditanam adalah rasamala, puspa, jamuju," sebutnya.

Dedi Mulyadi menyampaikan agar pohon yang ditanam untuk senantiasa dijaga.

"Jagaian, momentumnya tepat, lagi banjir," tuturnya.

Dedi mengatakan, banyak orang baru menyadari jika hutan sangat dibutuhkan.

"Kita harus bencana dulu, harus sadar. Belum bencana engga sadar-sadar," ujarnya.

Tidak hanya itu, Dedi Mulyadi juga bertemu dengan perwakilan Walhi Jawa Barat saat proses pembongkaran dan penanaman di Hibisc.

Bersama para stakeholder, ia menambahkan, akan mengadakan pertemuan di Bogor.

"Kita kumpulkan semua stakeholder di Kabupaten Bogor," ucap Dedi.

Ia menjelaskan, pihaknya dan sejumlah stakeholder akan mengevaluasi tata ruang Provinsi Jawa Barat.

"Setelah itu, kita akan mengevaluasi tata ruang se-provisi Jawa Barat," kata Dedi.

Ia memaparkan, akan mengundang pihak Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk menganalisis tata ruang Jawa Barat.

"Yang mengerjakan orang ITB, untuk menganalisis seluruh tata ruang Jawa Barat," beber Dedi Mulyadi.

Hasil riset, ia melanjutkan, akan diikuti pemerintah kota dan kabupaten.

"Nanti berdasarkan riset itu diikuti kabupaten atau kota," pungkas Dedi.

Editor : Siti Dewi Yanti
#dedi mulyadi #Hibisc Puncak Bogor #walhi #gubernur jawa barat