RADAR BOGOR – Pengangkatan CPNS akan dilakukan pada bulan Oktober 2025 dan pengangkatan PPPK akan dilakukan pada 1 Maret 2026.
Lalu bagaimana dengan gaji non-ASN jika dilantik tahun depan? Saat ini, Kementerian PANRB meyakini anggaran bagi pegawai non-Asn yang terdata pada database BKN telah disediakan oleh instansi masing-masing selama proses pengadaan PPPK, hal ini dinyatakan sebagaimana imbauan Menteri Dalam Negeri dan Menteri PANRB.
Golongan PPPK diatur dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan reformasi Birokrasi (Permen PANRB) Nomor 72 Tahun 2020 yaitu:
- Jenjang SD termasuk golongan I
- SMP Sederajat termasuk golongan IV
- SLTA/Diploma I/Sederajat termasuk golongan V
- Diploma II termasuk golongan VI
- Diploma III termasuk golongan VII
- Sarjana/Diploma IV termasuk golongan IX
- Pascasarjana S2 termasuk golongan X
- Pascasarjana S3 termasuk golongan XI
Adapun besaran gaji PPPK adalah sebagai berikut:
Golongan I Rp1.938.500 – Rp2.900.900
Golongan II Rp2.116.900 – Rp3.071.200
Golongan III Rp2.206.500 – Rp3.201.200
Golongan IV Rp2.299.800 – Rp3.336.600
Golongan V Rp2.511.500 – Rp4.189.900
Golongan VI Rp2.742.800 – Rp4.367.100
Golongan VII Rp2.858.800 – Rp4.551.100
Golongan VIII Rp2.979.700 – Rp4.744.400
Golongan IX Rp3.203.600 – Rp5.261.500
Golongan X Rp3.339.600 – Rp5.484.000
Golongan XI Rp3.480.300 – Rp5.716.000
Golongan XII Rp3.627.500 – Rp5.957.800
Golongan XIV Rp3.940.900 – Rp6.472.500
Golongan XV Rp4.107.600 – Rp6.746.200
Golongan XVI Rp4.281.400 – Rp7.031.600
Golongan XVII Rp4.462.500 – Rp7.329.900
Tak hanya gaji pokok, PPPK akan mendapat lima jenis tunjangan selama masa kerjanya. Dalam aturan tersebut, tunjangan ini akan dikenai potongan pajak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan pajak penghasilan dan tidak ditanggung oleh pemerintah.
Tunjangan PPPK mencakup tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan struktural, tunjangan jabatan fungsional dan tunjangan lainnya.
Editor : Eka Rahmawati