RADAR BOGOR - Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendikti Saintek) menjalin kerja sama penyediaan fasilitas bagi jurnal ilmiah secara terintegrasi di kantor Kemendikti Saintek, Kamis (14/3/2025).
Selain akses jurnal yang dilakukan secara terintegrasi, Perpusnas dan Kemendikti Saintek juga membuat sistem database berupa alat penelitian yang dibutuhkan perguruan tinggi. Diharapkan akan mempermudah pembaca maupun peneliti dalam mencari bahan referensi secara elektronik.
Perpusnas dan Kemendikti Saintek juga bekerja sama dalam kuliah kerja nyata (KKN) tematik literasi dengan melibatkan perguruan tinggi.
Penandatanganan kerjasama dilakukan oleh Sekretaris Utama Perpusnas Joko Santoso dan Sekretaris Jenderal Kemendikti Saintek Togar M Simatupang.
Kepala Perpusnas, E. Aminudin Aziz mengatakan jika kerjasama ini bertujuan mengenalkan budaya dan minat membaca kepada masyarakat.
“Kolaborasi ini merupakan cara kami untuk meningkatkan kompetensi literasi dengan adanya layanan bahan bacaan berkualitas, “ ujarnya kepada awak media, Kamis (14/3/2025) siang.
Aminudin mengharapkan melalui program ini dapat memudahkan perguruan tinggi dalam mencari jurnal yang telah terintegrasi secara elektronik. Selain itu, agar program. KKN tematik literasi bisa berjalan dengan baik.
“Kami ingin hadirnya Perpusnas dapat dirasakan melalui program nyata yang dilakukan,” ujarnya.
Sementara itu, Menteri Dikti Saintek, Brian Yuliarto mengaku siap berkolaborasi bareng Perpusnas dalam menjalankan program-program yang telah disepakati. “Misalnya ada link informasi, di mana sumber ilmu pengetahuan di Indonesia bisa terkoordinasi dengan baik, bisa dicari melalui Perpusnas,” ujarnya.
Brian melanjutkan, kerjasama ini membuat berbagai kegiatan yang sebelumnya dilakukan perguruan tinggi, bisa langsung berkordonasi dengan Perpusnas.
Sebagai contoh berlangganan jurnal ilmiah tak lagi dilakukan secara sporadis. Namun dikelola langsung Perpusnas. “Tujuannya agar biaya lebih efisien,” tukasnya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga