RADAR BOGOR - Kabar gembira bagi para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos PKH dan BPNT di bulan Ramadhan yang penuh berkah.
Informasi penting kali ini meliputi prediksi percepatan pencairan bansos tahap kedua dan bantuan tambahan Program Indonesia Pintar (PIP) sebesar Rp1,8 juta.
Bagi KPM yang telah menerima bansos pada tahap pertama, harap tetap bersyukur.
Meskipun ada KPM yang menerima jumlah yang berkurang, pencairan telah disesuaikan dengan data DTSE yang ditetapkan pemerintah.
Kabar baiknya, terdapat prediksi bahwa pencairan PKH dan BPNT tahap kedua akan dipercepat menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Namun, kita masih menunggu pengumuman resmi dari pemerintah.
Selain itu, ada bantuan tambahan senilai Rp1,8 juta bagi KPM yang memenuhi kriteria tertentu.
Bantuan ini merupakan bagian dari Program Indonesia Pintar (PIP) yang bertujuan membantu biaya pendidikan siswa dari keluarga kurang mampu.
Bantuan PIP diberikan kepada siswa dari tingkat SD hingga SMK dengan besaran sebagai berikut:
- SD/MI: Rp450 ribu per tahun (Rp225 ribu untuk siswa baru dan kelas akhir).
- SMP/MTs: Rp750 ribu per tahun (Rp375 ribu untuk siswa baru dan kelas akhir).
- SMA/SMK: Rp1,8 juta per tahun (Rp500 ribu hingga Rp900 ribu untuk siswa baru dan kelas akhir).
Anak sekolah terdaftar dalam SK nominasi pencairan PIP tahun 2025.
Telah melakukan aktivasi rekening siswa pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP).
Terdaftar dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin, termasuk penerima PKH/KKS, anak yatim piatu, korban bencana alam, dan disabilitas.
Pencairan bansos PIP tahun 2025 diprediksi akan dipercepat pada bulan Ramadhan menjelang Lebaran Idul Fitri.
Pastikan anak sekolah terdaftar sebagai penerima bansos PIP.
Lakukan aktivasi rekening jika belum, dan pantau terus informasi resmi soal bansos PIP dari pihak sekolah atau Dinas Pendidikan setempat.(*)
Editor : Halimatu Sadiah