Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Kaget Satu Gubuk Ditempati 15 Orang, Ini Kisah Pilu Warga Babelan Bekasi Tinggal di Atas Tanah Negara

Eka Rahmawati • Senin, 17 Maret 2025 | 14:37 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengunjungi tempat tinggal warga yang dihuni 15 orang di Babelan, Kabupaten Bekasi.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengunjungi tempat tinggal warga yang dihuni 15 orang di Babelan, Kabupaten Bekasi.

RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meninjau langsung warga yang tinggal di Babelan, Kabupaten Bekasi.

Dedi Mulyadi kembali mengunjungi Bekasi setelah banjir yang melanda beberapa waktu lalu. Kali ini pria yang disapa KDM itu meninjau rumah warga dan terkejut mengetahui ada sebuah gubuk yang ditempati banyak orang. Gubuk sempit itu bahkan berdiri di atas tanah milik negara.

"Berapa orang di rumah ini?" tanya Dedi saat menemui wanita salah satu penghuni gubuk tersebut dilansir dari YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, Senin (17/3/2025).

Wanita berbaju hitam itu lalu menjawab ada 15 orang yang menghuni bangunan sederhana tersebut.

Dedi tampak terkejut mendapati hunian yang ditempati banyak orang. Ia lalu berbincang dengan penghuninya dan diketahui mereka berasal dari Jakarta Utara yang sudah lama tinggal di Babelan, Bekasi.

Ketika tinggal di Jakarta Utara, mereka juga menempati tanah milik negara. Setelah ada pembongkaran, mereka memilih pindah ke Bekasi dan mendirikan bangunan seadanya menggunakan kayu yang juga di atas tanah negara.  

"Pindahan dari Jakarta, udah lama tinggal di sini," kata wanita penghuni gubuk tersebut.

Dari 15 orang penghuninya, mereka merupakan keluarga terdiri dari suami istri dan anaknya, adik, kakak, dan para keponakan.

Salah satu penghuninya remaja bahkan hanya lulusan SD karena tidak memiliki biaya untuk melanjutkan sekolah.

Ada pula anak yang belum sekolah meski usainya sudah 7 tahun. Dedi pun meminta agar anak tersebut tetap sekolah SD. 

Para penghuni gubuk tersebut ada yang bekerja serabutan, petugas kebersihan, hingga penjual tahu.  

Gubernur Jawa Barat itu kemudian masuk ke dalam rumah dan melihat kondisi di dalam bangunan tersebut.

Dedi Mulyadi semakin terkejut mendapati kondisi di dalamnya. Dengan lahan yang sempit mereka harus berbagi tempat istirahat dengan sekat kayu. 

Ia kemudian memberi bantuan modal kepada salah satu kepala keluarga untuk agar bisa berjualan sayur. Tak hanya itu, mantan bupati Purwakarta tersebut juga menyerahkan sejumlah uang untuk para penghuninya.

 

Editor : Eka Rahmawati
#dedi mulyadi #15 orang #Babelan #gubernur jawa barat #kisah pilu #Gubuk