Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Warga Sumedang Ini Nekat ke Bekasi Tinggal Bantaran Sungai, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi: Orang Lembur Mah Moal Sangsara Teuing Asal Daek Macul

Lucky Lukman Nul Hakim • Rabu, 19 Maret 2025 | 09:16 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (kanan) saat menghubungi Tatang.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (kanan) saat menghubungi Tatang.

RADAR BOGOR - Sempat viral di media sosial, akhirnya Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menghubungi langsung keluarga yang tinggal di sekitar Sungai Gabus Bekasi yang digusur.

"Nama saya Tatang asal Sumedang, Kecamatan Darmaraja, Kampung Cipeuteuy, Desa Cicadas," ucap Tatang saat dihubungi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi melalui sambungan telpon.

Dedi Mulyadi sempat kaget sebab Tatang ternyata bukan warga Bekasi.

"Saya pendatang, cuma saya numpang hidup buat usaha gitu," jelas Tatang.

Lebih lanjut Tatang mengatakan, dirinya sengaja membawa sang istri ke Bekasi sebab di Sumedang tidak mempunyai rumah tinggal.

Tatang mengakui, pindah dari Sumedang ke Bekasi sekitar tahun 2013.

Namun, Tatang biasa pulang kampung setahun sekali untuk menengok ibunya.

"Emak boga keneh, imah ngontrak. Tapi, kan emak geus kolot (ibu sudah tua) gitu," kata Tatang.

Menurut Tatang, ibunya memiliki tujuh orang anak dan semuanya merantau dari Sumedang

Dedi Mulyadi kemudian menanyakan, kenapa sebagai warga desa, warga kampung namun tidak mempunyai tanah satu meter pun.

Tatang mengaku, karena masalah perekonomian, keuangan terlebih bapaknya pun orang miskin.

"Jadi, saya juga sebantrak-bantrak punya istri ya dibawa ke sini (Bekasi) buat sengsara gitu sebantrak-bantrak juga buat makan," ungkap Tatang.

Tatang menambahkan, sehari-hari dirinya bekerja serabutan dan tinggal di bantaran kali dengan jualan kopi dan makanan.

"Saya orang desa pak, kan orang lembur mah moal sangsara-sangsara teuing asal daek macul, daek babad, daek tandur. Sigana mah di lembur tek macul, tandur nya?," jelas Dedi Mulyadi.

Menjawab Dedi Mulyadi, Tatang mengaku, sempat menjadi kuli di kampungnya namun sudah banyak yang melakukan pekerjaan serupa. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#dedi mulyadi #bogor #bekasi #sumedang #gubernur jawa barat