Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Alhamdulillah, Pengganti Jembatan Cijulang yang Rusak Tersapu Banjir Bandang di Puncak Bogor Rampung Diperbaiki Koramil Cisarua

Septi Nulawam Harahap • Rabu, 19 Maret 2025 | 20:27 WIB
Danramil 0621-10 Cisarua, Mayor Arm, M. Sutrisno saat meninjau jembatan rawayan penghubung wilayah Cisarua dan Megamendung, Kabupaten Bogor, yang sudah rampung mereka perbaiki.
Danramil 0621-10 Cisarua, Mayor Arm, M. Sutrisno saat meninjau jembatan rawayan penghubung wilayah Cisarua dan Megamendung, Kabupaten Bogor, yang sudah rampung mereka perbaiki.

RADAR BOGOR - Pembangunan jembatan rawayan penghubung wilayah Kecamatan Cisarua dan Megamendung, Kabupaten Bogor, kini telah rampung.

Setelah Jembatan Cijulang rusak tersapu banjir bandang, Koramil 0621-10 Cisarua-Megamendung bersama tim Vertical Rescue dibantu warga setempat membangun jembatan rawayan tersebut.

Danramil 0621-10 Cisarua, Mayor Arm, M. Sutrisno menyatakan bahwa pembangunan jembatan rawayan tersebut telah rampung.

"Dari hari pertama sampai malam ini, kami bersama masyarakat siang dan malam bekerja untuk menyelesaikan jembatan rawayan penghubung desa di Kecamatan Cisarua dan Kecamatan Megamendung, yang dikerjakan oleh rekan-rekan Vertical Rescue dan didukung PT Eiger," kata Sutrisno saat meninjau jembatan tersebut, Selasa (18/3)

Selain menghubungkan dua kecamatan, kata dia, jembatan tersebut juga menghubungkan 3 desa yakni Desa Kopo Cisarua, Desa Cipayung Girang dan Desa Cipayung Datar Megamendung.

Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada tim Vertical Rescue dan PT Eiger atas dukungannya dalam menyiapkan peralatan untuk pengerjaan jembatan rawayan tersebut.

"Saya bangga atas peran serta dan jerih payah warga dalam membantu tim Vertical Rescue menyelesaikan pembangunan jembatan Rawayan ini," bebernya.

Sementara itu, Kordinator tim Vertical Rescue, Dadan Ridwan menambahkan, jembatan rawayan tersebut diperkirakan mampu bertahan hingga 10 tahun ke depan jika dipergunakan sesuai aturan.

"Kami berpesan agar masyarakat menggunakan jembatan ini sesuai anjurannya, maksimal 3 orang atau 1 kendaran roda dua secara bergantian kalau dipergunakan sesuai aturan bisa kuat selama 10 tahun," paparnya

Sementara itu, Kepala Desa Kopo, Wiwin Wildan menyampaikan apresiasinya kepada pihak-pihak yang terlibat dalam pembangunan jembatan tersebut.

"Kami bersama Desa Cipayung Girang dan Cipayung Datar tentu akan terus berkordinasi dengan pemerintah Kecamatan Cisarua, Pemkab Bogor dan juga Provinsi Jabar supaya dibuatkan jembatan permanen," pungkasnya.(cok)

Editor : Alpin.
#puncak bogor #banjir bandang #Jembatan Cijulang