RADAR BOGOR - Dengan gamblang, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjelaskan pendapatan hingga pembiayaan daerah.
Menurut Dedi, pendapatan daerah yang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah atau PAD, Pendapatan Transfer, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah.
Pendapatan daerah terealisasi sebesar Rp36,68 triliun rupiah atau mencapai 101,08 persen.
Sementara itu, kata Dedi Mulyadi, belanja daerah terdiri dari belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga dan belanja transfer.
"Belanja Daerah pada tahun 2024 terealisasikan sebesar Rp36,91 triliun atau mencapai 96,31 persen," ungkap Dedi Mulyadi saat rapat paripurna penyampaian nota pengantar LKPJ Gubernur, Jumat (21/3).
Sedangkan, pembiayaan daerah terdiri dari penerimaan pembiayaan dan pengeluaraan pembiayaan.
Penerimaan pembiayaan, terealisasikan sebesar Rp1,23 triliun atau mencapai 100,03 persen.
Dedi Mulyadi menambahkan, pengeluaran pembiayaan sebesar Rp618,80 miliar atau mencapai 100 persen. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim