Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Gubernur Jawa Barat Sebut Dana Satpol PP Jawa Barat Habis untuk Ratakan Hibisc Puncak Bogor, Dedi Mulyadi: Setahun hanya Cukup untuk Membongkar

Siti Dewi Yanti • Minggu, 23 Maret 2025 | 12:40 WIB
Gubernur Jawa Barat bersama Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan Ketua DPRD Jabar Buky Wibawa Karya Guna saat membongkar Hibisc Puncak Bogor
Gubernur Jawa Barat bersama Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan Ketua DPRD Jabar Buky Wibawa Karya Guna saat membongkar Hibisc Puncak Bogor

RADAR BOGOR - Pembongkaran salah satu objek wisata yang berada di Kawasan Puncak Bogor, Hibisc telah memasuki tahap akhir.

Proses pembongkaran ini dikawal langsung oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Kasatpol PP Jabar Mochamad Ade Afriandi, Kepala Dinas Kehutanan Jabar Dodit Ardian Pancapana, dan Ketua DPRD Jabar Buky Wibawa Karya Guna.

Kelimanya ikut menyaksikan pembongkaran bangunan terakhir yang ada di Hibisc Puncak Bogor berupa gedung menyerupai istana.

Di sela-sela pembongkaran tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan kepada Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Buky Wibawa Karya Guna soal dana Satpol PP yang terpakai.

"Jadi anggaran ini Pak Ketua DPRD, Kalau pakai anggaran Satpol PP setahun hanya cukup untuk membongkar ini," sebutnya.

Kasatpol PP Jabar Mochamad Ade Afriandi menambahkan, di awal-awal pembongkaran menggunakan dana pribadi Gubernur Jawa Barat.

"Lima hari pertama dibantu pribadi beliau Pak," sebutnya kepada Buky Wibawa Karya Guna.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat mengapresiasi Langkah gubernur.

"Luar biasa," tuturnya.

Dedi Mulyadi menjelaskan, hingga saat ini dirinya masih ikut membantu operasional pembongkaran Hibisc Puncak Bogor.

"Sampai sekarang, ini BBM semua clear," bebernya.

Menurut Dedi, pembongkaran Hibisc Puncak Bogor bisa berjalan lancer karena bantuan berbagai pihak.

"Ini kalau nyewa-nyewa ini berapa, ini kan karena partisipasi pecinta lingkungan," tambahnya.

Mantan Bupati Purwakarta ini mengungkapkan, bangunan terakhir yang dibongkar sudah atas persetujuan pemilik modal.

"Gedung terakhir, gedung ini dibongkar atas persetujuan pemilik atau pemodal. BUMD mah kan pura-puranya doang," tandasnya.

Dedi Mulyadi menekankan, harus menyelesaikan masalah tanpa masalah.

"Udah selesai kan, menyelesaikan tanpa masalah," pungkasnya.

Editor : Siti Dewi Yanti
#dedi mulyadi #Hibisc Puncak Bogor #gubernur jawa barat #satpol pp