RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghadiri pertemuan bersama Kepala Daerah se-Jabar di Purwakarta pada Jumat (21/3/2025).
Dalam sambutannya, Dedi meminta kepada Kepala Sekolah untuk tidak membantu siswanya saat menghadapi kesulitan.
Menurutnya, semakin banyak tantangan yang dihadapi maka persentase keberhasilan seseorang semakin tinggi.
Di sela-sela pidatonya, Dedi menyinggung mengenai pejabat yang ada di Indonesia.
"Di luar negeri pejabat jalan biasa, di Indonesia pejabat euweuh gawe," ungkapnya.
Dedi menyebutkan alasan dirinya mengatakan hal tersebut.
"Apa euweuh gawena, tas dipangmawakeun, handphone dipangceukeulkeun," tambahnya.
Mantan Bupati Purwakarta ini juga meniru asisten kepala daerah saat memegang telepon genggam.
"'Sebentar Pak, Bupati ingin bicara', eta teh Bupati Stroke," tandasnya.
Dedi menuturkan, orang yang sehat akan memegang barangnya sendiri tanpa bantuan.
"Kenapa? karena orang struk handphone dipangdengekeun, kalau jag-jag ku sorangan," ungkapnya.
Dedi mewanti-wanti bupati se-Jawa Barat agar tidak melakukan hal serupa.
"Awas, Bupati di Jawa Barat ada yang gitu," ujarnya.
Sebagai informasi, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memimpin rapat bersama Bupati dan Walikota seluruh Jawa Barat.
Pertemuan tersebut diselenggarakan di Pendopo Bupati Purwakarta pada 21 Maret 2025 lalu.
Editor : Siti Dewi Yanti