Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Viral Perbaikan Aspal Jalan di Jalur Pantura Karawang Hanya Diinjak-injak, Dedi Mulyadi Minta Jangan Diulangi Lagi

Alpin. • Rabu, 26 Maret 2025 | 13:36 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi

RADAR BOGOR - Video viral yang menampilkan sejumlah petugas tengah mengaspal jalan di Jalur Pantura, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, hanya diijak-injak.

Perbaikan jalan aspal berlubang yang hanya diinjak-injak itu mendapat respon dari Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi.

Potongan video petugas memperbaiki jalan itu viral, karena aspal hanya digelar di jalan berlubang dengan cara diinjak-injak.

"Saya melihat tayangan video yang memperlihatkan seorang petugas menuangkan aspal ke lubang jalan di jalur jalan Pantura di Karawang, kemudian diinjak-injak," ujar Dedi Mulyadi seperti dilansir dari akun Instagram pribadinya, Rabu (26/3/2025).

Dedi Mulyadi menyebutkan, petugas memberikan argumentasi bahwa aspal itu adalah aspal dingin, bisa dilakukan dengan cara penuangan seperti itu.

Dedi Mulyadi mengatakan, petugas pengaspal jalan itu dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU), bukan dari Dinas PU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar.

Sebab, jalan yang diperbaiki itu merupakan jalan lintas nasional. "Karena itu jalannya jalan nasional," kata Dedi.

"Perlu saya sampaikan bahwa unit kerja, satuan kerjanya di Kementerian PU, Pekerjaan Umum, jadi bukan dinas PU Pemprov Jabar," paparnya.

Gubernur Jabar menjelaskan, aspal memang terbagi menjadi beberapa jenis, karena ada aspal dingin dan panas.

Namun, Dedi Mulyadi menegaskan cara menuangkan dan meratakannya tidak diinjak-injak seperti dalam video.

"Cara menuangkannya, kemudian cara meratakannya tidak diinjak-injak seperti itu juga. Tetap harus dibilas, dengan alat yang sudah menjadi standar di Kementerian PU," ujar Dedi.

Pekerjaan menuangkan aspal dingin itu, sambungnya, juga biasa dilakukan di jalan tol, tetapi caranya tidak diinjak-injak.

"Caranya harus dibilas oleh mesin bilas yang berstandar sesuai dengan standar jalan itu sendiri," sambungnya.

Dedi mengingatkan agar petugas pengaspalan jalan yang tidak sesuai standar itu tidak lagi terulang untuk menjaga infrastruktur lebih baik lagi.

"Semoga peristiwa itu tidak terjadi lagi, mari perbaiki kualitas infrastruktur di berbagai tempat di seluruh Pemprov Jabar," paparnya.

Baik jalan nasional, jalan provinsi, maupun jalan kabupaten, hingga jalan desa. "Tetapi memang ada tingkatan dan kewenangannya," terangnya.

Kalau jalan nasional, kata Dedi Mulyadi, tingkatannya adalah PU, Kementerian PU, jalan provinsi kewenangan Provinsi Jabar.

"Begitu juga seterusnya jalan kabupaten kewenangan kabupaten dan kota, dan jalan desa kewenangan desa," pungkas Dedi Mulyadi.(*)

Editor : Alpin.
#dedi mulyadi #jawa barat #perbaikan jalan