RADAR BOGOR - Terdapat kabar mengenai potensi percepatan pencairan bansos PKH tahap kedua menjelang Hari Raya Idul Fitri, serta informasi penting mengenai kategori KPM yang kemungkinan tidak akan menerima bantuan.
Pencairan bansos PKH dan BPNT tahap kedua yang seharusnya dijadwalkan untuk alokasi bulan April, Mei, dan Juni berpotensi dipercepat menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Meskipun demikian, hingga saat ini belum ada pengumuman resmi dari pemerintah mengenai percepatan jadwal pencairan bansos ini, KPM diharapkan untuk terus memantau informasi resmi.
Terdapat empat kategori KPM PKH dan BPNT yang kemungkinan tidak akan menerima bantuan pada tahap kedua:
1. Tidak Memiliki Komponen PKH
KPM yang dalam keluarganya sudah tidak memiliki komponen PKH, seperti anak sekolah yang lulus, dapat menyebabkan bantuan tidak cair.
2. Mengundurkan Diri
KPM yang telah mengundurkan diri secara sukarela karena merasa kondisi ekonominya sudah mampu, tidak akan menerima bantuan lagi.
3. Data Tidak Valid
KPM dengan data anomali atau tidak valid, baik pada rekening maupun data DTKS, berpotensi tidak menerima pencairan.
4. Tidak Lolos Verifikasi Kelayakan
KPM yang hasil verifikasi kelayakan oleh pendamping atau pusat menunjukkan bahwa mereka tidak lagi layak menerima bantuan, kemungkinan besar tidak akan dicairkan bantuannya.
Meskipun terdapat potensi percepatan pencairan PKH tahap kedua, terdapat lima bantuan sosial yang dipastikan akan terus dicairkan selama bulan Ramadan:
- PKH Tahap 1 Susulan: Bantuan PKH tahap 1 masih akan dicairkan untuk KPM yang belum menerima bantuan pada bulan Februari.
- Bantuan Pangan Beras 10 Kg: Bantuan beras 10 kg yang sempat tertunda diprediksi akan dicairkan secara rapel 3 bulan sekaligus (total 30 kg) selama bulan Ramadan. Bantuan ini akan diberikan kepada sekitar 22 juta KPM.
- BLT BBM Tahap 1 Tahun 2025: Pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bahan Bakar Minyak (BBM) tahap 1 tahun 2025 juga diprediksi akan dipercepat selama bulan Ramadan.
- BPNT Tahap 1 Susulan: Bantuan BPNT tahap 1 juga masih akan dicairkan untuk KPM yang belum menerima bantuan sebelumnya.
- PIP Kemendikbudristek: Program Indonesia Pintar (PIP) Kemendikbudristek akan terus disalurkan kepada 18,5 juta siswa dari jenjang SD hingga SMA. Pencairan tahap 1 dijadwalkan mulai Februari hingga April 2025.
Diharapkan informasi ini bermanfaat bagi KPM PKH dan BPNT, tetap pantau informasi resmi dari pemerintah terkait jadwal pencairan bansos dan pastikan Anda tidak termasuk dalam kategori KPM yang tidak bisa cair.***
Editor : Halimatu Sadiah