Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pembangunan Eiger Camp Diklaim Bukan di Kaki Gunung Tangkuban Parahu dan Perizinannya Sudah Lengkap, Kooefisien Dasar Bangunan Cuma 2 Persen

Yosep Awaludin • Minggu, 30 Maret 2025 | 18:41 WIB
Eiger Camp Diklaim perizinannya sudah lengkap dan bukan di Kaki Gunung Tangkubanparahu.
Eiger Camp Diklaim perizinannya sudah lengkap dan bukan di Kaki Gunung Tangkubanparahu.

RADAR BOGOR - Ada foto pembukaan lahan tepatnya di Desa Karyawangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB), beredar di media sosial.

Foto tersebut diunggah oleh akun Instagram Ketua Asosiasi Profesi Pemandu Geowisata Indonesia (PGWI), Deni Sugandi.

Dalam foto drone tersebut memperlihatkan kegiatan proyek pembukaan lahan berisi kegiatan penggalian serta pengurugan (cut and fill) untuk pembuatan jalan serta bangunan-bangunan.

Beredarnya foto tersebut mendapat tanggapan dari Ketua Forum Penyelamat Lingkungan Hidup (FPLH), Thio Setiowekti.

Menurutnya, kawasan tersebut tidak masuk dalam kawasan lereng Tangkuban Parahu karena berada di bawah ketinggian 1.000 Mdpl.

Lebih lanjut ia mengatakan, berdasarkan data yang diterimanya kawasan merupakan kawasan PTPN 1 regional 2 Kebun Sukawana.

Sehingga, perizinan lokasi tersebut terakomodir di dalam perjanjian kerjasama dengan PTPN 1 Regional 2.

"Saya lihat perizinan Eiger Camp sebagai instansi yang membangun kawasan tersebut sudah lengkap dan terpasang di Bender besar di Pos Sukawana," ujar Thio, Jumat (28/3/2025).

Sementara itu, Penyusun Dokumen Amdal Eiger Camp dari PT Mitra Reka Buana, Jemy Septendi mengatakan, pembangunan Eiger Camp sudah melalui prosedur pembangunan yang tepat.

Sudah sesuai dengan SOP yang ditentukan pemerintah, dalam hal Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Bahkan, kata dia, Koefisien Dasar Bangunan juga hanya 2 persen dari seluruh total izin lahan yang dititipkan ke Eiger.

Selain itu, katanya dokumennya perizinannya pun sudah komplit mulai dari izin banguan dari Pemkab KBB, AMDAL dari Dinas Lingkungan Hidup KBB, dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu KBB, dari Dinas Pekerjaan dan Tata Ruang KBB, dan lain-lain.

"Semua perizinan dari pemerintah setempat sudah komplit dan tidak melanggar aturan sedikit pun," tegas Jemy.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (KBKPH) Lembang, Cucu Supriatna mengaku, sudah mengecek ke lokasi.

Dari hasil pengecekan, proyek Eiger Camp tersebut berada di luar kawasan hutan yang dikelola Perhutani. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#kabupaten bandung barat #Tangkuban Parahu #Eiger Camp