RADAR BOGOR - Pertumbuhan jumlah kendaraan meningkat pesat, sehingga arus lalu lintas kendaraan mengalami kemacetan. Masalah tersebut menjadi fokus Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Ya, menurut Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi persentase peningkatan pengguna angkutan umum di Jabar sebesar 4,93 persen.
Sedangkan, persentase tingkat aksesibilitas sebesar 41,12 persen.
"Ini pengguna angkutan umum cenderung mengalami penurunan," ucap Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Lebih lanjut Dedi Mulyadi mengatakan, penyebabnya adalah orang hari ini punya mobil dan motor sendiri.
"Tetapi, akibatnya kemacetan," ungkap Dedi Mulyadi.
Menurut Dedi Mulyadi, angkutan yang paling layak untuk mengangkut secara massal dan paling efektif serta tidak mengorbankan terlalu banyak tanah adalah kereta api.
"Jadi, misalnya di Kota Bandung mungkin ke depan kita kembangkan itu (kereta)," tuturnya.
Tak hanya itu, Dedi Mulyadi juga mengungkapkan persentase strata desa mandiri sebesar 46,09 persen.
Sedangkan, persentase strata desa berkembang sebesar 9,57 persen
Tak hanya itu, kata Dedi Mulyadi, urusan pengendalian penduduk dan keluarga berencana ditunjukkan melalui angka fertilitas total (total fertility rate) 2,03 anak. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim