Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kunjungan Wisatawan Luar Jabar Sedikit, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi: Industri Pariwisata Andalkan Anak Sekolah dan Orang Tua Pinjam ke Bank Gelap

Lucky Lukman Nul Hakim • Rabu, 2 April 2025 | 12:07 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi saat menyapa warga.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi saat menyapa warga.

RADAR BOGOR - Eksploitasi siswa dengan dalih kegiatan di luar sekolah, menjadi perhatian serius Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Sehingga Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menegaskan larangan studi banding atau tour untuk siswa di luar Jawa Barat (Jabar).

Menurut Dedi Mulyadi, peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara ke Jawa Barat sebesar 69,10 persen.

Sedangkan, kata Dedi Mulyadi, persentase peningkatan kunjungan wisatawan nusantara ke Jawa Barat sebesar 3 persen.

"Jadi yang datang ke Jawa Barat itu kebanyakan orang Jawa Barat, yang dari luarnya hanya 3 persen," ungkap Dedi Mulyadi.

"Sehingga, ketika saya menyampaikan larangan study banding, yang protesnya dari Jawa Tengah," tutur Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Lebih lanjut Dedi Mulyadi mengungkapkan, orang Jawa Barat banyak yang pikniknya ke Jawa Tengah.

"Yang paling menarik lagi adalah ketika saya membuat larangan studi banding bagi anak sekolah, yang protesnya penyelenggara industri kepariwisataan," jelas Dedi Mulyadi.

Artinya, kata Dedi Mulyadi, penyelenggara industri kepariwisataan di Jawa Barat hari ini mengandalkan anak sekolah.

"Anak sekolah itu, orang tua dapat uang untuk pergi pikniknya dengan alasan studi banding, rata-rata banyak yang pinjam uangnya ke tetangga atau ke bank-bank gelap ini riset saya," pungkas Dedi Mulyadi. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#dedi mulyadi #wisatawan #gubernur jawa barat #studi banding