RADAR BOGOR - Saat ini Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengaku, menerima banyak postingan dari masyarakat terkait masalah jalan rusak.
"Untuk seluruh warga Jawa Barat, saya sampaikan bahwa banyak sekali postingan yang meminta saya untuk memperbaiki jalan yang rusak," jelas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi mengatakan, saat ini ada beberapa kewengangan jalan yakni jalan desa, kabupaten, kota, provinsi serta nasional.
Menurut Dedi Mulyadi, Pemerintah Provinsi Jawa Barat saat ini dana Rp2,4 triliun akan dialokasikan untuk pembangunan jalan provinsi hingga membuat jembatan di jalan provinsi.
"Ini fokus kita untuk tahun ini dan tahun depan, setelah jalan provinsi semuanya siap dan dalam keadaan sangat sempurna, maka kami akan melangkah," tutur Dedi Mulyadi.
Langkah yang kedua, kata Dedi Mulyadi, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan stimulus kepada kabupaten dan kota yang tidak punya kemampuan keuangan untuk membangun jalan.
"Sekali lagi, yang tidak punya kemampuan keuangan untuk membangun jalan untuk segera menyempurnakan pembangunan jalan kabupaten kota," papar Dedi Mulyadi.
"Setelah sebelumnya, saya pasti mengevaluasi terhadap anggaran yang dimilikinya jangan sampai untuk jalan tidak ada tapi untuk kegiatan lain ada," sambung Dedi Mulyadi.
Setelah itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akan fokuskan pada menyinergikan jalan desa.
Dedi Mulyadi mengungkapkan, untuk jalan desa sebetulnya sudah ada dana desa.
Namun, ungkap Dedi Mulyadi, jika ada desa yang tidak memiliki kemampuan misal karena wilayahnya sangat luas dan alokasi dana desanya tidak mencukupi maka pihaknya nanti akan memberikan stimulus untuk pembangunan jalan desa tersebut.
Tetapi, tegas Dedi Mulyadi, dengan catatan dana desanya sudah bisa dilaksanakan secara optimal dan desanya tidak punya kemampuan keuangan untuk membangun jalan.
Sebab, kata Dedi Mulyadi, keterbatasan anggaran tahapan ini akan pihaknya lakukan secara bertahap tidak bisa dalam tahun ini membangun ketiganya yakni jalan provinsi, kabupaten kota dan jalan desa sebab anggarannya tidak akan terfokus.
Dedi Mulyadi menambahkan, semua pembangunan jalan akan dilakukan berdasarkan jenjang.
"Untuk itu, saya mohon maaf kalau masih banyak kekurangan dan insyaallah kita akan fokus menyelesaikan seluruh problem di Jawa Barat secara bersama-sama antara pemerintahan desa, pemerintahan kabupaten kota dan pemerintahan Provinsi Jawa Barat serta pemerintahan pusat," pungkasnya. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim