Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pemudik Catat Nih! Polisi Ingatkan Rest Area Bakal Ditutup jika Penuh, Pakar Sayangkan Penanganan Mudik Hanya Didasarkan Survei

Siti Dewi Yanti • Jumat, 4 April 2025 | 06:34 WIB
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho.
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho.

RADAR BOGOR - Pemudik perlu mempertimbangkan waktu puncak arus balik yang diperkirakan terjadi besok Sabtu (5/4) sampai Senin (7/4).

Polri juga telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mengantisipasi tingginya volume kendaraan.

"Untuk arus balik, para pemudik biasanya sudah dalam kondisi lelah, sehingga kami perlu menyiapkan skema yang lebih hati-hati dan fleksibel," ujar Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho, Kamis (3/4).

Jika terjadi lonjakan arus balik pada 5 dan 6 April, lanjut Agus, pihaknya akan memberlakukan one way nasional, dengan titik awal di KM 414 Kalikangkung, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

Perkembangan arus lalu lintas bakal terus dipantau.

Sementara itu, Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Raden Slamet Santoso mengungkapkan bahwa setelah pukul 12.00 WIB kemarin, jumlah kendaraan dari Gerbang Tol Palimanan-Kanci sudah mengalami peningkatan mencapai 3.500 kendaraan.

"Di atas jam 12.00 tadi (kemarin) di traffic counting yang ada di Palikanci itu sudah kurang imbang. Jadi, yang masuk ke arah Jakarta itu sudah sekitar 3.500-an, namun yang keluar sudah 1.500-an sehingga kita sudah langsung persiapan untuk menerima arus lalu lintas yang dari arah timur ke Jakarta," kata Slamet.

Selain rekayasa lalu lintas, pihaknya juga melakukan pemantauan terhadap rest area melalui sistem monitoring Command Center. Apabila terjadi kepadatan, petugas akan menutup dan mengalihkan ke rest area berikutnya.

Dampak Efisiensi Pemerintah menilai mudik Lebaran 2025 sangat lancar.

Kebijakan seperti work form anywhere (WFA) dan rekayasa lalu lintas dianggap efektif.

Namun, peneliti Institute Studi Transportasi Ki Darmaningtyas memiliki pandangan berbeda.

Menurutnya, bisa jadi arus mudik lancar akibat masyarakat banyak tidak mudik akibat terdampak efisiensi.

"Di wilayah Jogjakarta, misalnya, baik di Kota Jogja maupun Kabupaten Gunungkidul yang saat arus mudik dan Lebaran biasa dipadati kendaraan pribadi, utamanya mobil berplat polisi non-AB, musim mudik 2025 ini terlihat sepi," terangnya.

"Tidak mendasarkan pada evaluasi lapangan pelaksaan mudik Lebaran 2024 maupun kondisi sosial ekonomi masyarakat," jelasnya. (idr/ttg)

Editor : Siti Dewi Yanti
#arus balik #rest area #mudik #polisi