RADAR BOGOR - Belakangan ini di media sosial beredar sebuah video viral menunjukkan seorang pria sedang berada di sebuah bed rumah sakit.
Dari kabar yang beredar, rupanya pria belum diketahui identitasnya itu tengah mengalami kesakitan lantaran virus rabies telah menjalar di dalam tubuhnya.
Dalam video terlihat pada mulanya korban yang diduga terkena rabies itu menolak saat hendak dikipasi oleh pria lain yang diduga adalah dokter di rumah sakit tersebut.
Setelah itu, korban diminta untuk meminum segelas air yang disodorkan padanya.
Dengan merasa ketakutan, korban kemudian mencoba meminum air tersebut sambil menutup matanya.
Sejurus kemudian, ia menyemburkan air tersebut dan memberikan reaksi yang tak terduga.
Korban langsung bergerak seperti tak bisa mengendalikan tubuhnya.
Mengetahui hal itu, baik dokter maupun pihak keluarga korban mencoba menenangkannya.
Pada kondisi ini, virus rabies telah mengancam keselamatan nyawa korban.
Sebab, kondisi korban sudah dianggap kritis lantaran tubuhnya sudah tidak bisa menerima asupan air baik lewat minuman ataupun yang lainnya.
Apa yang terjadi pada korban rabies tersebut terjadi karena virus sudah menyerang susunan saraf pusat pada manusia yang ditularkan melalui saliva.
Hewan yang dimaksud, yaitu anjing, kucing dan juga kera yang terkena rabies melalui jalan gigitan atau luka terbuka.
Sebelum akhirnya menjadi vatal dan berakhir dengan kematian, virus rabies sebenarnya bisa dicegah.
Berikut ini merupakan cara yang bisa dilakukan untuk memberikan pertolongan pertama setelah seseorang mendapatkan gigitan hewan yang dapat menularkan virus rabies dikutip dari laman kemkes.go.id.
1. Mencuci bekas luka gigitan atau cakaran sampai bersih menggunakan air hangat dan sabun, serta tekan area bekas luka untuk membantu membersihkan kuman.
2. Setelah bersih, gunakan antiseptik pada luka menggunakan kain atau perban.
3. Jika luka terasa sangat nyeri, minum obat pereda nyeri seperti paracetamol
4. Segera periksakan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan
Itulah pertolongan pertama yang bisa diberikan pada korban gigitan hewan pembawa virus rabies sebelum akhirnya parah dan menyebabkan kematian. ***
Editor : Alpin.