Pertemuan antara Prabowo dan tujuh jurnalis tersebut menarik perhatian publik. Banyak yang penasaran mengenai topik apa yang mereka bahas di saat pertemuan.
Rupanya, dalam pertemuan itu Prabowo bersama para jurnalis membahas isu-isu penting yang sedang berkembang di masyarakat. Dua di antara isu tersebut adalah UU TNI dan RUU Polri.
Setelah dianggap tak lagi bersuara, akhirnya dalam pertemuan dengan Prabowo, Najwa Shihab menyampaikan beragam keresahan yang dialami oleh masyarakat, utamanya adalah perihal RUU Polri yang sedang dibahas oleh DPR RI.
Informasi ini pertama kali muncul lewat sebuah cuitan di akun Twitter @indopopbase pada 7 April 2025, yang membagikan sebuah video berdurasi 2:06 detik.
Dalam video tersebut, Najwa Shihab tampak serius mengajukan beberapa pertanyaan kepada Presiden Prabowo, salah satunya terkait dengan proses pembentukan Undang-Undang yang dinilai semakin jauh dari kepentingan rakyat.
"Saya spesifik mau bertanya soal RUU Polri, karena disitu tampak bahwa kewenangan kepolisian akan ditambah, padahal isu krusialnya adalah pengawasan yang minim," ungkap Najwa Shihab dalam pertemuan tersebut.
Pertanyaan yang dilontarkan oleh Najwa ini langsung mencuri perhatian banyak pihak, terutama terkait dengan kewenangan polisi yang dipertanyakan, apakah seharusnya ditambah atau justru dikurangi.
Dalam suasana tersebut, Najwa Shihab menegaskan bahwa proses legislasi yang berlangsung kini dinilai tidak cukup melibatkan partisipasi publik yang bermakna.
Adanya momen lontaran pertanyaan Najwa Shihab itu pun kemudian ramai menjadi bahan perbincangan netizen.
Tak sedikit warganet yang kembali menyoroti aksi berani Najwa Shihab yang bertanya hal tersebut langsung kepada presiden.
Editor : Eka Rahmawati