RADAR BOGOR - Kabar baik untuk guru PNS dan guru PPPK di Indonesia.
Kabarnya pemerintah telah resmi mengeluarkan Permendikdasmen Nomor 4 Tahun 2025 terkait pemberian tunjangan sertifikasi.
Tunjangan sertifikasi ini secara resmi disebut sebagai tunjangan profesi yang diberikan kepada guru Aparatur Sipil Negara Daerah (ASND).
Pemberian tunjangan ini sebagai bentuk penghargaan atas profesionalitas guru yang telah memiliki sertifikat pendidik.
Berdasarkan Permendikdasmen, tunjangan sertifikasi diberikan kepada guru dalam bentuk uang setara dengan satu kali gaji pokok guru ASN.
Penyaluran tunjangan ini dilakukan dengan langsung mengirimnya ke rekening bank penerima, dan dilakukan secara berkala, yakni setiap tiga bulan dalam satu tahun anggaran.
Untuk mendapatkan tunjangan profesi ini, para guru ASN wajib memenuhi beberapa persyaratan berikut:
- Memiliki Sertifikat Pendidik
- Terdaftar sebagai guru ASND di bawah binaan Kementerian
- Mengajar di satuan pendidikan yang terdata di Dapodik dan memiliki nomor registrasi resmi
- Melaksanakan tugas mengajar sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan
Namun, ada pengecualian pada persyaratan beban kerja untuk guru yang mengikuti program pengembangan profesi dengan izin dari pejabat pembina kepegawaian.
Perbedaan Nominal Tunjangan Sertifikasi Guru PNS dan PPPK Tahun 2025
Terdapat perbedaan besaran tunjangan sertifikasi guru PNS dan PPPK, karena tunjangan sertifikasi ini diberikan setara dengan satu kali gaji pokok.
Oleh karena itu, nominal yang diterima masing-masing guru akan berbeda-beda.
Berikut adalah rincian gaji pokok yang dijadikan acuan untuk masing-masing kategori PNS dan PPPK.
Nominal Tunjangan Sertifikasi Guru PNS
Golongan I
Golongan Ia: Rp1.685.700 – Rp2.522.600
Golongan Ib: Rp1.840.800 – Rp2.670.700
Golongan Ic: Rp1.918.700 – Rp2.783.700
Golongan Id: Rp1.999.900 – Rp2.901.400
Golongan II
Golongan IIa: Rp2.184.000 – Rp3.643.400
Golongan IIb: Rp2.385.000 – Rp3.797.500
Golongan IIc: Rp2.485.900 – Rp3.958.200
Golongan IId: Rp2.591.100 – Rp4.125.600
Golongan III
Golongan IIIa: Rp2.785.700 – Rp4.575.200
Golongan IIIb: Rp2.903.600 – Rp4.768.800
Golongan IIIc: Rp3.026.400 – Rp4.970.500
Golongan IIId: Rp3.154.400 – Rp5.180.700
Golongan IV
Golongan IVa: Rp3.287.800 – Rp5.399.900
Golongan IVb: Rp3.426.900 – Rp5.628.300
Golongan IVc: Rp3.571.900 – Rp5.866.400
Golongan IVd: Rp3.723.000 – Rp6.114.500
Golongan IVe: Rp3.880.400 – Rp6.373.200
Nominal Tunjangan Sertifikasi Guru PPPK
Golongan I: Rp1.938..500 – Rp2.900.900
Golongan II: Rp2.116.900 – Rp3.071.200
Golongan III: Rp2..206.500 – Rp3.201.200
Golongan IV: Rp2.299.800 – Rp3.336.600
Golongan V: Rp2.511.500 – Rp4.189.900
Golongan VI: Rp2.742.800 – Rp4.367.100
Golongan VII: Rp2.979.700 – Rp4.744.400
Golongan VIII: Rp2.979.700 – Rp4.744.400
Golongan IX: Rp3.203.600 – Rp5.261.500
Golongan X: Rp3.339.100 – Rp5.484.000
Golongan XI: Rp3.480.300 – Rp5.718.000
Golongan XII: Rp3.627.500 – Rp5.957.800
Golongan XIII: Rp3.781.000 – Rp6.209.800
Golongan XIV: Rp3.940.900 – Rp6.472.500
Golongan XV: Rp4.107.600 – Rp6.746.200
Golongan XVI: Rp4.281.400 – Rp7.031.600
Golongan XVII: Rp4.462.500 – Rp7.329.000
Demikian informasi mengenai perbedaan nominal tunjangan profesi guru PNS dan guru PPPK Tahun 2025.***
Editor : Eka Rahmawati