Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Puasa Ayyamul Bidh Bisa Digabung dengan Qadha Ramadhan? Ini Penjelasan Ustadz Adi Hidayat

Ahmad Susandi • Sabtu, 12 April 2025 | 19:25 WIB

 

Ustadz Adi Hidayat saat menerangkan tentang puasa Ayyamul Bidh dan puasa Qadha Ramadhan.
Ustadz Adi Hidayat saat menerangkan tentang puasa Ayyamul Bidh dan puasa Qadha Ramadhan.
 
RADAR BOGOR – Puasa Ayyamul Bidh merupakan puasa sunnah yang biasa dilakukan oleh umat Islam, lalu apakah bisa digabung dengan qhada Ramadhan 1446 Hijriah?
 
Setiap pertengahan bulan Hijriah, umat Islam dianjurkan untuk melaksanakan puasa sunnah Ayyamul Bidh, tepatnya pada tanggal 13, 14, dan 15 tetapi masih banyak juga yang memiliki tanggungan puasa Ramadhan (Qadha) yang belum ditunaikan.  Lalu, apakah mungkin kedua jenis puasa ini digabungkan dalam satu niat?
 
Dalam sebuah kajian yang dibagikan melalui kanal YouTube Adi Hidayat Official dijelaskan bahwa penggabungan niat antara puasa wajib (qadha) dan sunnah (Ayyamul Bidh) dimungkinkan, dengan catatan bahwa niat utamanya adalah untuk menunaikan puasa qadha.
 
“Jika seseorang berpuasa dengan niat qadha, dan kebetulan waktunya bertepatan dengan hari-hari Ayyamul Bidh, maka insyaAllah dia tetap akan mendapatkan keutamaan puasa sunnah tersebut,” terang Ustaz Adi.
 
Baca Juga: Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Tertibkan Lapak PKL di Bandung Lewat Pendekatan Humanis Dibarengi Solusi
 
Ia menegaskan, dalam fiqih, amal ibadah wajib tetap harus didahulukan dalam niatnya. 
Namun, tidak menjadi masalah jika seseorang berharap mendapatkan pahala tambahan dari amalan sunnah yang bertepatan waktunya.
 
Hal ini sering disebut sebagai ta’adud an-niyat atau penggabungan niat dalam satu ibadah.
Meskipun ada sebagian ulama yang lebih hati-hati dan memilih untuk memisahkan niat antara ibadah wajib dan sunnah. 
 
Ustadz Adi menyampaikan bahwa dalam kondisi tertentu, seperti keterbatasan waktu, penggabungan ini dapat menjadi solusi yang baik tanpa mengurangi nilai ibadah.
 
Baca Juga: Jadwal Babak 8 Besar Piala Asia U-17 2025, Ini Lawan Timnas Indonesia
 
“Jadi misalnya Anda ingin membayar hutang puasa Ramadhan dan sekarang kebetulan tanggal 13 Hijriah, silakan niatkan qadha, lalu tambahkan dalam hati, ‘Ya Allah jika ini termasuk Ayyamul Bidh, maka berikan juga pahala sunnahnya,’” katanya.
 
Kesimpulannya, bagi umat Muslim yang masih memiliki tanggungan puasa dan ingin tetap meraih keutamaan Ayyamul Bidh, dapat melaksanakan puasa qadha di hari-hari tersebut. 
 
Asalkan niatnya jelas dan dilakukan sebelum fajar, maka ibadah tersebut sah dan berpeluang mendapatkan dua pahala sekaligus.***
 
Editor : Eka Rahmawati
#puasa ayyamul bidh #Qadha Ramadhan #Adi Hidayat