Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Mengenal Kereta Penolong yang Tak Diharapkan Beroperasi, Disiapkan KAI saat Ada Insiden Seperti KRL Anjlok hingga Bencana

Eka Rahmawati • Minggu, 20 April 2025 | 12:30 WIB
Kereta Penolong disiapkan KAI jika terjadi insiden seperti kecelakaan, KRL anjlok, ataupun bencana.
Kereta Penolong disiapkan KAI jika terjadi insiden seperti kecelakaan, KRL anjlok, ataupun bencana.

RADAR BOGOR - Kereta penolong berwarna kuning dan merah ini disiapkan PT Kereta Api Indonesia (KAI) jika terjadi insiden seperti kecelakaan, KRL anjlok, mogok, maupun terjadi bencana alam. Seperti apa kereta penolong KAI dan apa saja fasilitasnya?

Kereta penolong menyedot perhatian di tengah peristiwa KRL anjlok di kawasan Kedung Badak, Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Sabtu (19/4/2025). 

Kereta berwarna kuning itu melintas dan diduga diterjunkan pada peristiwa KRL anjlok di Kota Bogor, sebagaimana unggahan di Instaram @funfactbogor.

"Kereta penolong berwarna kuning yang dijuluki 'Pikachu' diberangkatkan menuju Bogor untuk membantu proses evakuasi KRL yang mengalami anjlokan setelah tertabrak mobil di antara Stasiun Cilebut dan Stasiun Bogor," tulis keterangan video di Instagram Fun Fact Bogor.

Unggahan video tentang kereta penolong ini pun menyedot perhatian dan membuat penasaran warganet.  

Apa Itu Kereta Penolong?

Kereta penolong pernah dikenal KAI melalui media sosial resminya beberapa waktu lalu dan kereta ini disebutkan sebagai kereta yang tidak diharapkan beroperasi.

"Karena kalau kereta ini keluar dari 'garasinya' berarti ada kondisi darurat yang mengganggu perjalanan KA (kereta api)," demikian keterangan KAI dilansir dari Instagram @kai121_

Pada unggahan tersebut KAI juga memperlihatkan fasilitas lengkap yang ada di dalam Kereta Penolong khususnya dalam melakukan evakuasi sarana KA, petugas maupun penumpang.

Kereta penolong dihadirkan KAI sebagai komitmen dan inovasi untuk memprioritaskan keselamatan dalam kondisi darurat yang memiliki berbagai fasilitas seperti fasilitas IGD untuk mengevakuasi penumpang dan petugas yang mengalami luka-luka.

Kereta ini menggunakan metode alih fungsi dari KRD atau Kereta Rel Diesel sehingga tidak perlu ditarik lokomotif dan bisa lebih cepat untuk mencapai lokasi kejadian.

Dijelaskan pula, terdapat dua bagian dalam kereta penolong, pertama berisi alat-alat untuk melakukan evakuasi sarana kereta api jika terjadi bencana alam seperti longsor, dan perristiwa luar biasa hebat (PLH) seperti anjlok, terguling, atau kecelakaan KA lainnya.

Kemudian ada kereta kereta penolong 2 yang di dalamnya berfungsi untuk mengevakuasi korban yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas medis.

KAI menyampaikan kehadiran kereta penolong merupakan inovasi KAI dari segi keselamatan penumpang dan kru kereta api saat terjadi kondisi darurat seperti bencana, kereta kecelakaan maupun anjlok.

"Walaupun fungsi keretanya lengkap mari berharap agar kereta penolong ini tetap tersimpan dan dirawat di dipo lokomotif saja," tulis KAI.

 

Editor : Eka Rahmawati
#kai #Kereta penolong #krl anjlok