RADAR BOGOR – Perhatian khusus bagi seluruh pemilik Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Merah Putih dari berbagai bank penyalur (BNI, BRI, Mandiri, dan BSI).
Ada langkah penting yang perlu segera Anda lakukan demi kelancaran pencairan bantuan sosial (bansos) PKH dan BPNT tahap kedua mendatang.
Selain itu, benarkah penyaluran melalui PT Pos Indonesia tidak lagi berlaku pada tahap ini dan seluruhnya dialihkan ke kartu KKS? Simak informasi selengkapnya berikut ini.
Proses verifikasi dan validasi pencairan PKH maupun BPNT tahap kedua telah dimulai sejak hari Senin.
Pemerintah akan melakukan pengecekan secara lebih ketat untuk memastikan bantuan tepat sasaran kepada keluarga yang benar-benar miskin dan rentan.
Keluarga yang dinilai sudah sejahtera akan dipertimbangkan untuk graduasi.
Selain itu, sesuai kebijakan terbaru, penerima manfaat dengan masa kepesertaan lebih dari 5 tahun juga akan dievaluasi untuk program pemberdayaan seperti bantuan modal usaha (program Pena), dengan harapan mereka dapat mandiri dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Dua Langkah Penting untuk Pemegang Kartu KKS Demi Kelancaran Pencairan Bansos Tahap 2:
Aktifkan M-Banking atau SMS Banking
Pemerintah mengimbau seluruh pemilik Kartu KKS Merah Putih dari bank BRI, BNI, Mandiri, dan BSI untuk segera mengaktifkan layanan mobile banking (m-banking) atau SMS banking.
Layanan ini akan memudahkan Anda dalam memantau saldo secara mandiri setelah adanya informasi pencairan bansos dari pendamping sosial maupun pusat.
Selain praktis, langkah ini juga dapat menghemat biaya transportasi ke mesin ATM, terutama bagi penerima manfaat yang tinggal jauh dari fasilitas tersebut.
Cara Aktivasi M-Banking (Contoh untuk BNI):
- Unduh aplikasi mobile banking resmi bank Anda (contoh: Wonder by BNI atau BNI Mobile Banking).
- Buka aplikasi dan pilih menu aktivasi/registrasi.
- Masukkan nomor rekening atau nomor kartu ATM Anda.
- Buat kata sandi (password) baru.
- Lakukan verifikasi identitas sesuai petunjuk aplikasi.
- Buat PIN transaksi.
- Masukkan kode OTP yang dikirimkan ke nomor ponsel yang terdaftar.
Setelah selesai, tunggu notifikasi atau email konfirmasi. Anda sudah dapat login dan mengecek saldo secara berkala.
Proses serupa berlaku untuk bank lain: BRI (BRImo), Mandiri (Livin' by Mandiri), dan BSI (BSI Mobile).
Bagi Anda yang kesulitan mendaftar melalui aplikasi, dapat langsung datang ke kantor cabang bank penyalur dengan membawa buku tabungan, kartu KKS Merah Putih, kartu ATM, e-KTP, dan Kartu Keluarga.
Petugas bank akan membantu proses pendaftaran layanan m-banking atau SMS banking Anda.
Jaga Keamanan Kartu KKS
Kartu KKS Merah Putih dari semua bank tidak boleh dipegang oleh pihak mana pun, termasuk pendamping sosial, ketua kelompok, perangkat pemerintah daerah maupun desa.
Kartu ini sepenuhnya menjadi hak milik masing-masing Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Hal ini penting untuk menghindari kasus penyalahgunaan atau keterlambatan informasi pencairan.
Dengan memegang kartu KKS sendiri, Anda dapat melakukan pengecekan dan pengambilan bantuan secara mandiri.
Kehati-hatian terhadap kartu ATM juga penting untuk mencegah kartu tertelan atau terblokir yang dapat menghambat proses pencairan bantuan selanjutnya.
Perlu diketahui bahwa sebagian besar (sekitar 80 persen) penyaluran bansos telah dialihkan dari PT Pos Indonesia ke kartu KKS Merah Putih.
Namun, PT Pos Indonesia masih akan berperan dalam penyaluran bansos tahap kedua, meskipun tidak sebanyak tahun-tahun sebelumnya.
Bagi penerima manfaat yang sebelumnya menerima melalui PT Pos, tidak perlu khawatir karena layanan tersebut masih tersedia.
Akan tetapi, proses pencairan melalui PT Pos kemungkinan akan lebih lama dibandingkan dengan pencairan melalui kartu KKS.
Sebagai contoh, jika pencairan melalui kartu KKS dimulai pada awal Mei, pencairan melalui PT Pos biasanya akan berlangsung pada pertengahan hingga akhir Mei.
Demikian informasi terbaru terkait pencairan bansos tahap kedua. Semoga langkah-langkah yang dianjurkan dapat membantu kelancaran proses pencairan bantuan Anda.***
Editor : Eli Kustiyawati