RADAR BOGOR – Kabar baik datang di bulan Mei ini bagi masyarakat penerima bantuan sosial (bansos).
Pemerintah mulai menyalurkan berbagai jenis bansos, baik dari pemerintah pusat maupun daerah, sebagai bagian dari upaya penghapusan kemiskinan ekstrem di Indonesia tahun 2024–2025.
Salah satu bentuk bansos yang mulai cair adalah BLT sebesar Rp1,5 juta per orang dan PKH Plus untuk lansia rentan.
Penyaluran dilakukan serentak di beberapa daerah, termasuk Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.
Penyaluran Bantuan di Bondowoso
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, secara simbolis menyerahkan bantuan kepada warga Bondowoso pada Selasa, 6 Mei 2025, bertempat di Pendopo Bondowoso.
Total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp12,9 miliar, menyasar hampir 8.000 penerima manfaat.
Berikut rincian tiga kategori bansos yang disalurkan:
- PKH Plus untuk Lansia Rentan
Jumlah penerima: 1.818 orang
Total nilai: Rp3,6 miliar
Disalurkan dalam 4 tahap (masing-masing Rp500.000 per tahap)
- Bantuan untuk Penyandang Disabilitas (ASPD)
Jumlah penerima: 115 orang
Total nilai: Rp400 juta
Disalurkan dalam 4 tahap
Tahap pertama telah disalurkan senilai Rp103,5 juta (Rp900.000 per orang)
- BLT Kemiskinan Ekstrem
Jumlah penerima: 5.862 orang
Besaran bantuan: Rp1,5 juta per orang
Total nilai: Rp8,7 miliar
Disalurkan satu kali dalam setahun
"Bantuan ini bukan hanya berupa uang tunai, tapi juga bentuk perhatian dan dukungan moral dari pemerintah," ujar Gubernur Khofifah.
Ia menegaskan bahwa Jawa Timur berkomitmen kuat untuk ikut serta dalam target nasional menghapus kemiskinan ekstrem.
Bansos dari Pemerintah Pusat dan Daerah
Selain dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, bansos dari pemerintah pusat juga mulai disalurkan bulan ini, seperti:
- Program Keluarga Harapan (PKH)
- Program Sembako
- Bantuan Pendidikan Program Indonesia Pintar (PIP)
- Bantuan Beras 10 kg
- Jaminan Kesehatan Nasional (JKN KIS)
Untuk Program Indonesia Pintar (PIP), pemerintah menyalurkan bantuan kepada siswa dari keluarga kurang mampu sesuai jenjang pendidikan:
- SD: hingga Rp450.000
- SMP: hingga Rp750.000
- SMA/SMK: hingga Rp1,8 juta
Penyaluran dilakukan dalam tiga tahap: Februari–April, Mei–September, dan Oktober–Desember 2025.
Sementara itu, dari pemerintah daerah, seperti DKI Jakarta, bansos PKD (Pemenuhan Kebutuhan Dasar) juga kembali cair. Untuk tahap ketiga di bulan Mei ini, penerima akan mendapatkan Rp300.000.
Program ini mencakup Kartu Lansia Jakarta (KLJ), Kartu Anak Jakarta (KAJ), dan Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ).
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ranokarno, menjelaskan bahwa bantuan tersebut mulai dicairkan rutin setiap bulan sejak April 2025.
Dukungan Pemerintah untuk Kelompok Rentan
Bansos merupakan bentuk kehadiran negara dalam membantu masyarakat kurang mampu.
Selain memenuhi kebutuhan dasar seperti pangan, kesehatan, dan pendidikan, bansos juga menjadi dukungan ekonomi yang penting bagi keluarga rentan.
Pemerintah berharap, penyaluran bansos tepat waktu dan tepat sasaran ini bisa mempercepat pengentasan kemiskinan, khususnya kemiskinan ekstrem, di seluruh Indonesia.***
Editor : Eli Kustiyawati