Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pantauan Terbaru Pencairan Bansos Mei 2025: PKH, BPNT Tahap Kedua dan Bantuan Tunai Rp1 Juta di Wilayah Ini

Mutia Tresna Syabania • Jumat, 9 Mei 2025 | 11:27 WIB
Ilustrasi uang pencairan bansos
Ilustrasi uang pencairan bansos

RADAR BOGOR - Memasuki Mei 2025, berbagai program bantuan sosial (bansos) dari pemerintah pusat dan daerah kembali disalurkan sebagai upaya berkelanjutan dalam penghapusan kemiskinan ekstrem periode 2024-2025.

Selain itu, pantauan penyaluran bansos di berbagai daerah juga menunjukkan perkembangan yang signifikan, termasuk penyaluran dana tunai sebesar Rp1 juta di salah satu kabupaten melalui PT Pos Indonesia.

Pemerintah kembali memproses penyaluran bansos PKH dan BPNT untuk tahap kedua tahun 2025. Pencairan BPNT tahap kedua ini berlangsung mulai bulan April hingga Juni, setelah tahap pertama rampung pada Januari hingga Maret.

Total dana BPNT yang akan diterima KPM (Keluarga Penerima Manfaat) sebesar Rp600.000. Masyarakat dapat melakukan pengecekan status penerima BPNT melalui aplikasi Cekbansos atau situs web resmi cekbansos.kemensos.go.id.

Kementerian Sosial sendiri telah menjadwalkan penyaluran PKH dan BPNT tahap kedua pada bulan Mei ini.

Kabar baik datang dari Kabupaten Malang, Jawa Timur, di mana penyaluran bansos khusus untuk anak yatim piatu mulai dilakukan melalui PT Pos Indonesia.

Penyaluran ini telah berlangsung sejak beberapa hari yang lalu di kantor kecamatan, dan sejak kemarin mencakup empat kecamatan: Pakisaji, Wagir, Wonosari, dan Ngajum.

Bantuan ini menyasar anak-anak sekolah dari tingkat SD hingga SMA, dengan pengambilan dijadwalkan setelah pulang sekolah didampingi oleh wali. Penerima manfaat telah menerima undangan dari kantor pos sepekan sebelumnya melalui kantor kecamatan dan desa.

Pemerintah Kabupaten Malang mengalokasikan dana sebesar Rp4,85 miliar dari APBD untuk bansos ini, dengan setiap anak yatim piatu terdata (sebanyak 4.850 anak menurut data Dinsos) menerima bantuan sebesar Rp1 juta. Selain itu, tiga anak yatim piatu di Kecamatan Pakisaji juga menerima bansos dari Kementerian Sosial RI.

Di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, Gubernur Khofifah Indar Parawansa secara simbolis menyerahkan bantuan sosial kemiskinan ekstrem yang menyasar 5.862 penerima manfaat.

Setiap penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp1,5 juta yang disalurkan satu kali dalam setahun, dengan total nilai mencapai Rp8,7 miliar. Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengalokasikan anggaran sebesar Rp12,923 miliar untuk perlindungan sosial warga kurang mampu, kelompok rentan, dan penyandang disabilitas di Bondowoso.

Bansos yang disalurkan di Bondowoso terdiri dari tiga kategori utama: Program Keluarga Harapan (PKH) Plus bagi lansia rentan, bantuan kemiskinan ekstrem, dan bantuan untuk penyandang disabilitas. Total penerima bansos di Bondowoso mencapai sekitar 8.000 orang.

Pemerintah terus berupaya menyalurkan berbagai program bantuan sosial untuk mengurangi kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memberikan perlindungan sosial kepada kelompok rentan.

Diharapkan proses penyaluran bansos PKH, BPNT, serta bansos lainnya di berbagai daerah dapat berjalan lancar dan tepat sasaran, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.***

Editor : Eka Rahmawati
#bpnt #bansos #Mei 2025 #pkh