RADAR BOGOR – Kabar gembira bagi para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).
Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos) akhirnya memberikan bocoran mengenai jadwal pencairan bansos tahap kedua tahun 2025.
Melalui informasi resmi yang dirilis di situs kemensos.go.id, direncanakan pencairan bansos akan dimulai pada minggu ketiga bulan Mei.
Kemensos bersama Badan Pusat Statistik (BPS) telah membahas pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSN) untuk kelancaran penyaluran bantuan sosial triwulan kedua tahun 2025.
DTSN bersifat dinamis karena adanya perubahan data kependudukan setiap harinya.
Pemutakhiran data ini penting untuk memastikan daftar penerima manfaat bansos akurat.
Masyarakat juga diajak aktif mengawasi dan memperbarui data melalui aplikasi Cek Bansos.
Kabar yang paling dinantikan para KPM adalah jadwal pencairan.
Dalam berita resminya, Kemensos menyatakan pencairan bansos triwulan kedua, yang meliputi PKH dan BPNT tahap kedua, direncanakan akan dimulai pada minggu ketiga bulan Mei tahun 2025.
Rencana ini akan menggunakan data terbaru yang telah diverifikasi dan dimutakhirkan.
Pemutakhiran DTSN ini akan berdampak pada daftar penerima manfaat.
Ada kemungkinan KPM yang sebelumnya menerima bantuan menjadi tidak lagi memenuhi syarat (inclusion error) dan sebaliknya, masyarakat yang sebelumnya tidak menerima berpotensi menjadi penerima (exclusion error).
Hal ini bergantung pada hasil verifikasi dan pemutakhiran data oleh BPS.
Bagi KPM yang masih ditetapkan masuk dalam desil 1 hingga 4, diharapkan tetap dapat menerima bantuan PKH maupun BPNT pada tahap kedua ini.
Namun, KPM yang terindikasi masuk dalam desil 5 ke atas, terutama desil 10, kemungkinan besar tidak akan lagi menerima bantuan karena dianggap telah lebih sejahtera.
Meskipun Kemensos telah memberikan bocoran jadwal pencairan, hingga saat ini progres persiapan penyaluran tahap kedua belum terlihat di aplikasi SIKS-NG.
Namun, diperkirakan prosesnya akan dipercepat setelah data final siap.
Kemungkinan tahapan awal seperti penentuan KPM, evaluasi komponen, dan final closing tidak akan terlalu lama terekam di aplikasi.
Para KPM bansos diimbau untuk bersabar dan terus berdoa agar tetap mendapatkan rezeki bantuan pada pencairan kali ini.
Bagi KPM bansos yang tidak lagi menerima bantuan, hal ini dapat diartikan kondisi ekonomi mereka dianggap lebih baik dibandingkan masyarakat yang masih menerima bantuan.
Dengan adanya informasi resmi dari Kemensos, para KPM bansos PKH dan BPNT tahap kedua dapat memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai jadwal pencairan yang direncanakan.***
Editor : Eli Kustiyawati