RADAR BOGOR — Candi Borobudur akan kembali menjadi pusat perhatian dunia dengan digelarnya Festival Lampion Waisak 2025 pada Senin, 12 Mei 2025, sebagai bagian dari perayaan Hari Raya Waisak.
Ribuan lampion akan diterbangkan ke langit malam Magelang dalam sebuah prosesi yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga sarat makna spiritual dan budaya.
Dilansir dari Instagram @borobudurpark, acara ini diselenggarakan oleh pihak pengelola Borobudur Park bekerja sama dengan berbagai komunitas dan organisasi keagamaan, untuk memberikan ruang bagi masyarakat umum turut merasakan suasana sakral perayaan Waisak.
Festival Malam Lentera telah menjadi agenda tahunan yang ditunggu-tunggu, termasuk wisatawan hingga masyarakat lokal yang ingin menyaksikan langsung keajaiban malam penuh cahaya di situs warisan dunia ini.
Peserta akan mendapatkan sejumlah fasilitas eksklusif, yaitu tiket masuk kawasan Candi Borobudur, donasi lampion, kaos Waisak eksklusif, totebag, dan senter mini.
Semua peserta yang telah mendaftar akan diajak mengikuti prosesi pelepasan lentera secara serentak dari area sekitar candi. Reservasi dapat dilakukan secara online.
Festival ini tidak hanya menjadi hiburan semata, melainkan juga refleksi nilai-nilai Buddhisme seperti cinta kasih, perdamaian, dan harapan bagi seluruh makhluk. Momen pelepasan lampion dianggap sebagai simbol melepas keinginan dan membawa harapan baru ke alam semesta.
Waisak sendiri merupakan hari besar agama Buddha yang memperingati tiga peristiwa penting yakni kelahiran, pencerahan, dan wafatnya Siddharta Gautama.
Borobudur sebagai ikon keagamaan dan kebudayaan menjadi lokasi perayaan akbar ini, tidak hanya karena nilai historisnya, tetapi juga karena energi spiritual yang dipercaya menyatu dengan arsitektur candi.
Dengan pemandangan Candi Borobudur yang megah sebagai latar, Festival Malam Lentera 2025 diprediksi akan menjadi momen tak terlupakan, menyatukan ribuan jiwa dalam keheningan dan keindahan malam penuh cahaya.
Editor : Eka Rahmawati