Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pencairan Rp600 Ribu untuk KPM BPNT-PKH Lansia, Update Penyaluran Beras 10 Kg, dan Informasi Terbaru Bansos Lainnya

Mutia Tresna Syabania • Rabu, 14 Mei 2025 | 07:23 WIB
Ilustrasi uang pencairan bansos
Ilustrasi uang pencairan bansos

RADAR BOGOR – Kabar gembira beredar mengenai pencairan bansos saldo Rp600.000 bagi sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Pertanyaan pun muncul, apakah dana bansos tersebut merupakan bagian dari Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) atau Program Keluarga Harapan (PKH) untuk kategori lansia?

Para penerima bansos KPM diimbau untuk segera memeriksa kartu KKS mereka.

Selain itu, perkembangan penyaluran bantuan beras 10 kg dengan target total 60 kg juga menjadi sorotan.

Pada hari ini, sejumlah KPM melaporkan adanya saldo masuk sebesar Rp600.000 di rekening mereka.

Berdasarkan pantauan, notifikasi saldo masuk ini terpantau melalui aplikasi mobile banking seperti Wonder by BNI dan Livin’ by Mandiri.

Beberapa KPM bahkan telah berhasil melakukan penarikan dana tersebut melalui agen e-banking seperti Agen BRILink.

Penting untuk dicatat bahwa dana Rp600.000 yang cair ini diduga kuat merupakan hasil validasi sistem untuk komponen lansia atau disabilitas dalam program PKH.

Meskipun demikian, hingga saat ini belum ada informasi resmi mengenai pencairan PKH tahap kedua secara keseluruhan yang dijadwalkan mulai minggu ketiga bulan Mei 2025.

Kementerian Sosial (Kemensos) melalui berbagai media sosial telah menginformasikan kesiapan penyaluran bantuan sosial PKH dan BPNT tahap kedua yang ditargetkan pada minggu ketiga bulan Mei.

Dalam rapat koordinasi sebelumnya, Kemensos menjelaskan bahwa penyaluran bansos akan menggunakan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTESN) untuk periode April, Mei, dan Juni 2025.

Poin penting dalam rencana penyaluran bulan Mei adalah kick-off penyaluran serentak di berbagai wilayah Indonesia.

Para KPM diharapkan bersabar menunggu informasi resmi lebih lanjut mengenai tanggal pasti pencairan.

Terkait bantuan beras 10 kg, janji penyaluran ini sebenarnya telah disampaikan sejak akhir tahun 2024, dengan target awal penyaluran pada Januari dan Februari 2025.

Namun, realisasinya tertunda dengan alasan menunggu selesainya panen raya.

Meskipun panen raya telah terjadi pada Maret dan April 2025, hingga akhir April belum ada informasi pasti mengenai penyaluran bantuan beras yang seharusnya sudah mencapai 40 kg per KPM.

Hingga hari ini, belum ada koordinasi dan informasi resmi dari lembaga terkait seperti Bulog mengenai dimulainya penyaluran bantuan beras 10 kg.

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa penyaluran masih menunggu instruksi langsung dari presiden.

Dengan demikian, belum ada persiapan konkret terkait penyaluran beras 10 kg untuk bulan Mei ini.

Masyarakat penerima bantuan berharap agar janji pemerintah terkait bantuan beras ini dapat segera direalisasikan, mengingat kebutuhan yang sangat mendesak.

Selain PKH, BPNT, dan beras 10 kg, terdapat juga informasi mengenai pencairan bantuan sosial Program Indonesia Pintar (PIP) melalui Bank BSI sebesar Rp350.000.

Pemerintah juga memberikan atensi pada program Sekolah Rakyat yang diharapkan dapat terealisasi untuk membantu masyarakat miskin yang kesulitan mengakses pendidikan.

Pencairan saldo Rp600.000 yang terjadi saat ini kemungkinan besar merupakan validasi sistem untuk komponen lansia atau disabilitas dalam program PKH.

Penyaluran PKH tahap kedua secara menyeluruh masih menunggu waktu yang dijadwalkan pada minggu ketiga bulan Mei.

Sementara itu, penyaluran bansos beras 10 kg masih belum ada kepastian dan menunggu instruksi dari presiden.

Masyarakat diharapkan terus memantau informasi resmi dari pemerintah terkait perkembangan penyaluran berbagai bansos.***

Editor : Eli Kustiyawati
#bpnt #kpm #bansos #kks