RADAR BOGOR - Kurang dari satu bulan, umat Islam di seluruh dunia akan merayakan salah satu hari yang paling mulia dan agung dalam Islam, yaitu Hari Raya Idul Adha atau yang juga dikenal sebagai Hari Raya Kurban.
Hari Raya Idul Adha ini juga jadi momen umat muslim bisa melaksanakan ibadah kurban bagi yang mampu.
Hari Raya Idul Adha bukan hanya sekadar hari raya biasa, melainkan hari yang dimuliakan langsung oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
Dalam sabdanya, Baginda Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam menyebutkan:
"Yaumun Nahr wa Yaumul Qar, hari penyembelihan kurban dan hari tenangnya para jamaah haji di Mina setelah menyelesaikan ibadah haji, adalah hari yang paling agung di sisi Allah."
Idul Adha merupakan puncak dari ibadah haji, sebuah amalan besar yang dilakukan oleh jutaan umat Islam dari berbagai penjuru dunia.
Setelah jamaah haji melaksanakan wukuf di Arafah, melempar jumrah Aqabah, menyembelih hewan kurban, dan thawaf ifadah, mereka memasuki hari-hari tasyrik.
Hari Tasyrik adalah hari-hari setelah Idul Adha yang juga disebut sebagai hari makan, minum, dan berzikir kepada Allah.
Ini adalah momen kebahagiaan bagi seluruh umat Islam, karena Nabi juga bersabda:
"Hari Arafah, hari Nahr (penyembelihan), dan hari-hari Tasyrik adalah hari raya bagi umat Islam, hari untuk makan dan minum serta berdzikir kepada Allah."
(HR. Abu Dawud)
Baca Juga: Jelang Bulan Dzulhijjah, Ini Dua Amalan yang Sangat Eksklusif Dikerjakan Menurut Buya Yahya
Selain itu, Nabi juga menyampaikan bahwa hari raya umat Islam terdiri dari tiga bagian utama:
•Hari Raya Idul Fitri
•Hari Raya Idul Adha
•Hari-hari Tasyrik setelah Idul Adha
Ini semua menunjukkan betapa besarnya keutamaan dan kemuliaan hari-hari ini salah satunya Hari Raya Idul Adha.
Sebagai umat Islam, Hari Raya Idul Adha adalah salah satu momen untuk bersyukur, berbagi, dan memperkuat iman melalui ibadah dan pengorbanan.***
Editor : Eli Kustiyawati