Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Potensi Bansos PKH dan BPNT Cair Rp3,3 Juta, Cek Saldo Berkala dan Siapkan Dokumen untuk Pencairan via Pos

Mutia Tresna Syabania • Jumat, 16 Mei 2025 | 10:10 WIB

 

Ilustrasi uang pencairan bansos.
Ilustrasi uang pencairan bansos.
 
RADAR BOGOR - Kabar gembira bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos PKH dan BPNT. Terdapat potensi bagi KPM untuk menerima bantuan maksimal hingga Rp3.300.000. 
 
Para KPM bansos diimbau untuk secara rutin memeriksa saldo kartu Keluarga Sejahtera (KKS) masing-masing. 
 
Bagi KPM bansos yang pencairannya melalui PT Pos Indonesia, penting untuk mengetahui kapan surat undangan akan dibagikan dan menyiapkan e-KTP serta kartu keluarga.
 
KPM bansos PKH dan BPNT berpeluang mendapatkan bantuan hingga Rp3.300.000 jika memenuhi kriteria maksimal empat komponen penerima PKH dalam keluarga dan juga terdaftar sebagai penerima BPNT. 
 
Baca Juga: Update Cek Saldo Bansos PKH dan BPNT: Simak Informasi KPM Cair, Penghapusan Penerima hingga Potensi Bantuan Modal Usaha
 
Rincian potensi bantuan PKH berdasarkan komponen adalah sebagai berikut:
 
- Balita (maksimal 2 anak): Rp750.000 per anak per tahap. Jika dua anak balita, total Rp1.500.000 per tahap.
 
- Lansia (maksimal 2 orang): Rp600.000 per lansia per tahap. Jika dua lansia, total Rp1.200.000 per tahap.
 
Dengan demikian, jika seorang KPM memiliki dua anak balita dan dua lansia, total bantuan PKH yang diterima adalah Rp2.700.000 per tahap. 
 
Jika KPM tersebut juga menerima BPNT, akan ada tambahan Rp600.000 per tahap, sehingga total potensi bantuan mencapai Rp3.300.000.
 
Bagi KPM dengan satu komponen, seperti siswa SD, bantuan PKH yang diterima adalah Rp225.000 per tahap.
 
Baca Juga: Kisah Siswa SMK Gadai Motor demi Keluarganya Bisa Beli Beras hingga Dapat Bantuan dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi
 
Perlu diingat, kemungkinan adanya validasi data BPNT atau PKH di kemudian hari dapat mengubah status penerimaan bantuan.
 
Hingga pagi hari ini, belum terpantau adanya pergerakan signifikan terkait pencairan bantuan PKH dan BPNT melalui kartu KKS. 
 
Para KPM diimbau untuk terus memantau saldo rekening mereka secara berkala melalui mobile banking untuk keamanan dan kenyamanan.
 
Bagi KPM yang proses pencairannya dilakukan melalui PT Pos Indonesia, status terkini menunjukkan belum adanya Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D). 
 
Baca Juga: Bukan karena Nakal Siswa SMK Akan Jalani Pendidikan Kedisplinan di Barak Militer, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi: Agar Masuk Industri Meyakinkan
 
Prediksi distribusi surat undangan dari PT Pos Indonesia kemungkinan akan dilakukan setelah SP2D diterbitkan. 
 
KPM yang menerima bantuan melalui PT Pos Indonesia diharapkan untuk mempersiapkan e-KTP dan kartu keluarga agar proses pencairan dapat berjalan dengan lancar saat surat undangan diterima. Pastikan dokumen-dokumen tersebut tidak hilang atau rusak.
 
Meskipun belum ada laporan pencairan bansos PKH dan BPNT tahap kedua, para KPM diharapkan untuk tetap memantau informasi resmi mengenai perkembangan pencairan.***
 
 
Editor : Eka Rahmawati
#bpnt #bansos #pkh