Olahraga Rutin, Senjata Ampuh Lawan Diabetes? Kemenpora Ungkap Aktivitas Fisik yang Bisa Bantu Turunkan Gula Darah
Ahmad Susandi• Sabtu, 17 Mei 2025 | 16:44 WIB
Ilustrasi olahraga sebagai salah satu upaya mencegah diabetes.
RADAR BOGOR - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan, khususnya dalam upaya menurunkan dan mengontrol kadar gula darah melalui aktivitas fisik.
Unggahan bertajuk Ayo Olahraga, Lawan Diabetes! dalam akun Instagram @kemenpora, menjadi seruan penting di tengah meningkatnya angka penderita diabetes di Indonesia.
Menurut penjelasan Kemenpora, olahraga memiliki peran vital dalam menurunkan kadar gula darah karena ketika tubuh bergerak, otot-otot menggunakan glukosa sebagai sumber energi. Proses ini secara alami membantu menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin, hormon penting yang mengatur kadar glukosa dalam tubuh.
Harvard Health Publishing pun menegaskan bahwa tubuh yang aktif secara fisik akan lebih efisien dalam mengelola gula darah. Beberapa jenis olahraga yang terbukti efektif menurut Kemenpora antara lain:
Latihan Angkat Beban: Meningkatkan massa otot dan sensitivitas insulin.
Berjalan Kaki Cepat (Brisk Walking): Aman dan efektif menurunkan gula darah, direkomendasikan bagi penderita diabetes.
Bersepeda: Studi dalam JAMA Internal Medicine menyebutkan bersepeda rutin dapat menurunkan risiko kematian hingga 35 persen pada penderita diabetes.
Berenang: Melibatkan banyak otot, efektif dalam mengatur gula darah.
Senam dan Yoga: Membantu meningkatkan denyut jantung dan membakar kalori.
Lari dan HIIT (High-Intensity Interval Training): Membantu membakar gula secara cepat serta meningkatkan metabolisme.
Kemenpora juga mengutip saran dari Harvard Health Publishing bahwa waktu terbaik untuk berolahraga adalah 1–3 jam setelah makan, saat kadar gula darah sedang tinggi.
Berolahraga dalam rentang waktu ini terbukti bisa mengurangi lonjakan gula dan menjaga kestabilannya dalam beberapa jam ke depan.
Masyarakat juga diingatkan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum memulai rutinitas olahraga baru, terutama bagi mereka yang memiliki kondisi medis atau menggunakan insulin.