RADAR BOGOR – Ada kabar gembira untuk para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos di seluruh Indonesia.
Proses pencairan bansos PKH (Program Keluarga Harapan) dan BPNT (Bantuan Pangan Non-Tunai) kini telah menunjukkan update signifikan di SIKS-NG.
Periode salur bansos untuk alokasi April, Mei, dan Juni 2025 sudah terlihat di menu Penentuan KPM, Evaluasi Komponen, dan Final Closing.
Apakah nama Anda masih ada di daftar penerima? KPM PKH dan BPNT yang sudah lama menantikan update terbaru di SIKS-NG kini bisa bernapas lega.
Proses penyaluran bansos PKH di menu Penentuan KPM telah diperbarui. Untuk saat ini, yang ter-update duluan di aplikasi SIKS-NG adalah menu PKH.
Perhatikan tampilan menu di SIKS-NG agar Anda bisa memahami alur proses penyaluran PKH dan apakah nama-nama penerima sudah muncul.
Di menu Penentuan KPM, periode salur sudah berubah menjadi April, Mei, dan Juni.
Ini menandakan bahwa proses penyaluran PKH tahap kedua sudah mulai diproses.
Yang paling penting, nama-nama dan jumlah KPM yang akan dicairkan telah muncul.
Di wilayah dampingan, tercatat ada 3.210 KPM yang akan menerima bantuan.
Periode salurnya juga jelas tertera untuk April, Mei, dan Juni, khusus untuk PKH terlebih dahulu.
Kami akan terus memantau apakah PKH akan cair lebih dulu dibandingkan BPNT, atau sebaliknya, dan akan menginformasikan perkembangannya.
Jika Anda mengklik menu Penentuan KPM ini, Anda akan melihat daftar nama-nama yang akan dicairkan.
Setelah penentuan nama-nama KPM ini 100 persen fix, proses selanjutnya akan masuk ke tahapan Evaluasi Komponen.
Tahap ini akan menentukan jenis komponen apa yang akan diterima oleh KPM, seperti komponen lansia, ibu hamil, anak sekolah, disabilitas, dan lain-lain.
Tampilan menu Penentuan KPM di aplikasi SIKS-NG ini diperbarui.
Jumlah KPM yang ter-update di wilayah dampingan kami mengalami sedikit pengurangan, sekitar 90 hingga 100 KPM, yang tersebar di tujuh kelurahan atau tujuh desa.
Perlu diingat, ini baru proses awal untuk menentukan nama-nama yang akan dicairkan.
Seperti yang sudah sering diingatkan sebelumnya, akan ada KPM yang tidak lagi menerima bantuan sosial pada pencairan PKH dan BPNT tahap kedua.
Ini dikarenakan mereka sudah masuk dalam perankingan desil 5, 6, 7, hingga 10.
KPM yang berada di desil ini dianggap sebagai keluarga yang sudah mampu, sejahtera, dan memiliki perekonomian yang membaik.
Anda bisa menanyakan kepada pendamping PKH atau operator DTKS apakah nama Anda sudah masuk ke menu Final Closing untuk bansos PKH.
Jika nama Anda sudah terdaftar di menu Final Closing, ini berarti bansos Anda untuk PKH sudah 100 persen bisa dicairkan.***
Editor : Eli Kustiyawati