RADAR BOGOR – Proses pencairan bantuan sosial (bansos) PKH (Program Keluarga Harapan) dan BPNT (Bantuan Pangan Non-Tunai) tahap kedua kini menunjukkan titik terang di aplikasi SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation).
Bahkan, ada laporan saldo bansos PKH hingga Rp2 juta yang cair hari ini.
Simak selengkapnya untuk mengetahui kapan pencairan bansos akan dimulai setelah final closing dan langkah apa saja yang harus Anda ikuti untuk memastikan apakah bantuan cair atau tidak.
Menuju pencairan, telah dilakukan pengecekan di aplikasi SIKS-NG dan ditemukan perkembangan penting berikut ini:
1. Final Closing Sudah Muncul
Untuk wilayah kami, menu final closing sudah menampilkan jumlah KPM sebanyak 609 orang, dengan jumlah buku rekening kolektif yang sama (609).
Ini menandakan tidak ada masalah terkait buku rekening kolektif, dan data penerima sudah dipastikan.
2. Penetapan KPM Telah Dilakukan
Saat ini, sistem baru berada pada menu Penentuan KPM atau Penetapan KPM. Ini adalah proses resmi untuk menentukan siapa saja yang berhak menerima bantuan sosial, seperti PKH dan BPNT.
Proses ini melibatkan validasi data lapangan untuk memastikan akurasi dan kesesuaian dengan kondisi riil.
Tujuannya adalah agar bantuan menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan, biasanya diprioritaskan untuk mereka yang berada di desil 1 hingga desil 4.
Semoga Anda termasuk calon penerima di tahap kedua ini.
3. Tahap Selanjutnya: Evaluasi Komponen
Setelah penetapan KPM, sistem akan melanjutkan ke tahap Evaluasi Komponen.
Pada tahap ini, pemerintah akan menilai dan menganalisis komponen keluarga penerima manfaat (misalnya jumlah balita, anak sekolah, lansia, atau disabilitas) untuk memastikan kesesuaian dengan kriteria yang berlaku.
Perlu diingat, pencairan PKH maksimal untuk empat komponen dalam satu keluarga.
Hasil evaluasi ini akan menentukan apakah komponen tersebut perlu diubah, diganti, atau ditingkatkan sesuai kriteria pemerintah.
4. Menuju Pencairan: Final Closing dan Verifikasi Rekening
Setelah penetapan KPM dan evaluasi komponen selesai, tahapan krusial selanjutnya adalah final closing.
Jika nama Anda masuk dalam daftar final closing, itu berarti Anda pasti akan menerima PKH atau BPNT tahap kedua.
Namun, jika nama Anda tidak ada, dipastikan Anda tidak akan menerima bantuan pada tahap ini.
Segera tanyakan ke pendamping sosial Anda secara berkala.
Setelah final closing, proses akan berlanjut ke Verifikasi Rekening.
Ini adalah langkah untuk memastikan keaslian dan keakuratan informasi rekening bank yang diberikan agar pembayaran tepat sasaran.
Akan ada dua kemungkinan hasil: berhasil atau gagal. Jika berhasil, proses lanjut ke tahap berikutnya.
Jika gagal, bantuan sosial Anda akan ditangguhkan sementara hingga masalah rekening terselesaikan.
5. Langkah Akhir Menuju Saldo Masuk
Setelah verifikasi rekening berhasil, proses akan masuk ke SPM (Surat Perintah Membayar).
Ini adalah dokumen resmi yang memerintahkan pencairan dana.
Kemudian dilanjutkan dengan SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana), yaitu prosedur resmi yang dimulai dengan pengajuan oleh satuan kerja, penerbitan SP2D oleh Kantor Perbendaharaan Negara (KPPN), dan diakhiri dengan transfer dana ke rekening penerima.
Terakhir adalah SI (Standing Instruction), tahap di mana pemerintah telah menerbitkan instruksi permanen untuk pencairan dana.
Setelah SI terbit, Anda bisa segera melakukan pengecekan saldo dalam beberapa hari ke depan.
Dari final closing hingga SI, masih ada beberapa tahapan yang perlu dilalui.
Ada kabar mengenai saldo masuk sebesar Rp2 juta di Bank Syariah Indonesia kemarin. Keterangannya adalah “transaksi bantuan sosial PKH.”
Jika nominalnya Rp2 juta, kemungkinan penerima manfaat bansos tersebut memiliki empat komponen dalam keluarganya.***
Editor : Eli Kustiyawati