Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

KPM Bisa Cek Nominal Cair Bansos PKH dan BPNT, Batas Akhir Aktivasi Rekening PIP hingga Bonus Tambahan Rp500 Ribu

Mutia Tresna Syabania • Kamis, 22 Mei 2025 | 16:10 WIB
Ilustrasi uang pencairan bansos
Ilustrasi uang pencairan bansos

RADAR BOGOR – Ada kabar terbaru yang menggembirakan bagi Anda, penerima bantuan sosial PKH (Program Keluarga Harapan) dan BPNT (Bantuan Pangan Non-Tunai). Para KPM kini sudah bisa mengecek nominal bantuan yang akan cair hari ini.

Untuk para pemegang Kartu KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) Bank BNI, BRI, dan BSI, silakan simak baik-baik informasi ini.

Alhamdulillah, ada pembaruan di aplikasi SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation), khususnya untuk bantuan sosial PKH.

Sebelumnya, bantuan PKH sudah masuk dalam menu Penentuan KPM di SIKS-NG.

Penentuan KPM ini adalah tahap di mana KPM yang layak menerima bantuan ditetapkan, sementara ada juga yang tidak lolos atau tergraduasi.

Setelah proses penentuan KPM selesai dan diproses oleh Kementerian Sosial, tahap selanjutnya adalah final closing.

Jika sudah di menu final closing, Anda akan melihat ciri-ciri berikut:

Daftar penerima sudah muncul.

Komponen yang diterima (misalnya AUD/balita, SD, SMP, SMA, disabilitas, lansia, ibu hamil, dan korban HAM) sudah tertera.

Jumlah nominal uang yang akan didapatkan juga sudah muncul.

Jadi, bagi KPM PKH, silakan mulai mengecek ke pendamping sosial masing-masing karena status sudah di tahap final closing.

Baca Juga: Yes! Progres Pencairan Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 di SIKS-NG, Bantuan Masuk ke Rekening KKS atau Lewat Kantor Pos

Ini sangat penting! Jika sudah muncul, artinya Anda bisa tenang karena bantuan PKH akan segera disalurkan dalam waktu dekat.

Berikut beberapa contoh nominal bantuan berdasarkan komponen yang tertera saat final closing:

•Dua komponen (satu balita dan satu anak SD): akan menerima Rp975.000.

•Dua komponen (satu jenjang SD dan satu jenjang SMP): akan menerima Rp600.000.

•Satu komponen (jenjang SMA): akan menerima Rp500.000.

•Tiga komponen (satu SD, satu SMP, satu SMA): akan menerima Rp1.100.000.

•Dua komponen (keduanya jenjang SMA): akan menerima Rp1.000.000.

Berdasarkan data pantauan kami hari ini, ada total 393 komponen yang akan dibayarkan di satu wilayah, dengan total nilai Rp172.300.000.

Tentu saja, setiap wilayah akan memiliki jumlah KPM dan nominal total yang berbeda, tergantung pada wilayah dampingan pendamping masing-masing.

Penting diingat, jumlah komponen yang dibayarkan maksimal empat orang per keluarga. Misalnya, satu balita, dua anak SD, dan satu disabilitas/lansia.

Namun, jika ada tiga balita dan satu anak SD, balita ketiga tidak akan dibayarkan karena aturan Kementerian Sosial membatasi balita yang dibayarkan maksimal adalah anak kedua.

Aturan yang sama berlaku untuk ibu hamil, hanya kehamilan kedua yang bisa dibayarkan.

Untuk pencairan bantuan PKH yang melalui PT Pos Indonesia, hingga hari ini belum muncul di aplikasi SIKS-NG. Pembaruan terbaru masih terbatas pada Kartu KKS Merah Putih.

Begitu pula dengan bantuan BPNT, prosesnya masih dalam tahap dan daftar penerimanya sudah muncul, dengan nominal maksimal Rp600.000.

Namun, untuk BPNT yang melalui PT Pos Indonesia juga belum muncul pembaruannya.

Kemungkinan besar, sisa sekitar 20 persen KPM yang masih menerima melalui PT Pos Indonesia akan menyusul.

Pada tahun 2024, banyak KPM yang sudah melakukan buol (pembukaan buku rekening kolektif) atau perpindahan pencairan dari PT Pos ke Kartu KKS Merah Putih.

Pemerintah menargetkan 100 persen penggunaan bank Himbara (BNI, BRI, BSI, Mandiri).

Namun, hingga hari ini, belum ada informasi mengenai pembukaan buol kembali.

Jadi, kita akan lihat apakah tahap 2, 3, dan 4 masih menggunakan PT Pos atau sudah 100 persen bank Himbara.

Ada informasi penting terkait pemegang ATM Bank BNI, BRI, dan BSI yang merupakan penerima Program Indonesia Pintar (PIP).

Proses aktivasi rekening perpanjangan akan berakhir pada 31 Mei pukul 23.59 WIB. Namun, untuk layanan bank, biasanya batas akhir adalah sekitar pukul 16.00 WIB.

Jadi, bagi Anda yang mendapatkan informasi dari pihak sekolah untuk aktivasi rekening, jangan lewat dari jam 4 sore untuk melakukannya.

Jika bank penyalur sudah tutup, Anda tidak bisa melakukan aktivasi dan kemungkinan besar tidak akan mendapatkan bantuan PIP perpanjangan.

Disarankan untuk datang pagi-pagi ke bank karena biasanya akan ramai.

Dengan datang pagi, Anda masih bisa dilayani untuk membuat atau mengaktivasi rekening dan mendapatkan Kartu Indonesia Pintar untuk pencairan.

Biasanya, setelah aktivasi rekening dan koordinasi dengan pihak sekolah, bantuan akan langsung ditransfer pada hari itu juga.

Terakhir, ada informasi mengenai bonus total Rp500.000 yang akan dibagikan.***

Editor : Eli Kustiyawati
#bpnt #kpm #bansos #pkh