Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Keutamaan 10 Hari Awal Bulan Dzulhijjah Apa Saja? Ini Penjelasan Ustadz Abdul Somad

Ahmad Susandi • Jumat, 23 Mei 2025 | 19:15 WIB
Ustadz Abdul Somad mengajak umat Islam memaksimalkan pahala di 10 hari mulia Bulan Dzulhijjah.  
Ustadz Abdul Somad mengajak umat Islam memaksimalkan pahala di 10 hari mulia Bulan Dzulhijjah.  

RADAR BOGOR – Menjelang masuknya bulan Dzulhijjah, umat Islam diingatkan kembali akan keistimewaan sepuluh hari pertama dari bulan yang penuh berkah ini dan Ustadz Abdul Somad dalam ceramahnya menegaskan bahwa amal saleh di sepuluh hari pertama Dzulhijjah memiliki nilai yang luar biasa di sisi Allah, bahkan melebihi keutamaan jihad di jalan-Nya.

Mengutip sabda Rasulullah SAW, Ustadz Abdul Somad dilansir dari YouTube MFL Media menyampaikan:

“Tidak ada hari-hari yang amal saleh di dalamnya lebih dicintai Allah daripada sepuluh hari ini.

Para sahabat bertanya, Ya Rasulullah, walaupun jihad di jalan Allah? Beliau menjawab, Walaupun jihad di jalan Allah, kecuali seseorang yang keluar dengan jiwa dan hartanya, lalu dia tidak kembali sedikit pun dari keduanya.” (HR. Bukhari)

Ustadz Abdul Somad menjelaskan bahwa sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah mengandung momen-momen ibadah besar yaitu mulai dari wukuf di Arafah, shalat Idul Adha, hingga ibadah qurban. Namun, keutamaannya tidak hanya bagi mereka yang berhaji.

“Bagi yang tidak haji, banyak pintu ibadah dibuka oleh Allah: berzikir, membaca Al-Quran, shalat sunnah, bersedekah, bahkan hanya dengan niat baik,” ujar ustadz yang disapa UAS tersebut.

Ia juga menambahkan bahwa ibadah puasa pada hari-hari tersebut, khususnya pada tanggal 9 Dzulhijjah (hari Arafah), memiliki pahala besar:

“Puasa Arafah menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” (HR. Muslim)

Lebih lanjut, UAS menyampaikan bahwa Allah SWT telah mengistimewakan waktu, sebagaimana mengistimewakan tempat dan manusia.

“Dari 12 bulan, Allah istimewakan Ramadhan. Dari 7 hari, Allah istimewakan Jumat. Dari 24 jam, Allah istimewakan sepertiga malam terakhir. Dari 10 hari, Allah istimewakan Dzulhijjah,” katanya.

Ceramah UAS ini menjadi pengingat kuat bahwa umat Islam tidak boleh melewatkan sepuluh hari pertama Dzulhijjah tanpa amal ibadah. Meski tak menunaikan haji, ladang pahala tetap terbuka lebar.

 

Editor : Eka Rahmawati
#Dzulhijjah #keutamaan #abdul somad