RADAR BOGOR – Meskipun beberapa minggu lalu sempat diinformasikan bahwa pencairan bantuan sosial (bansos) tahap kedua akan dimulai pada minggu pertama Mei, hingga saat ini belum ada informasi langsung dari pihak penyalur atau pembaruan di aplikasi SIKS-NG yang menunjukkan pencairan.
Namun, jangan khawatir! Ada tanda-tanda positif di aplikasi SIKS-NG.
Final closing untuk periode April, Mei, dan Juni sudah muncul, dan ada konfirmasi dari beberapa akun supervisor aplikasi SIKS-NG bahwa keterangan proses rekening sudah mulai terlihat.
Periode di akun supervisor sudah berubah menjadi “cek rekening”. Artinya, proses SP2D dan standing instruction akan segera menyusul, dan dana bantuan akan segera disalurkan.
Oleh karena itu, diimbau kepada semua penerima bantuan sosial untuk tidak terburu-buru mendatangi ATM atau agen terdekat untuk mengecek kartu KKS.
Begitu pula, kurangi mengecek melalui situs web atau aplikasi Cek Bansos.
Sampai saat ini, di aplikasi SIKS-NG saja belum ada progres penyalurannya, jadi informasi di Cek Bansos juga pasti belum menunjukkan tanda-tanda pencairan.
Apakah Bantuan via PT Pos Masih Ada?
Pertanyaan ini sering muncul: “Apakah masih ada pencairan bantuan melalui PT Pos?”
Jawabannya: ya! Sampai saat ini, metode penyaluran bantuan sosial masih sama seperti sebelumnya, yaitu melalui dua lembaga penyalur:
•Bank Himbara: Bank BRI, BNI, dan BSI
•PT Pos Indonesia
Jadi, bagi Anda penerima bantuan sosial yang disalurkan melalui PT Pos Indonesia, ditunggu saja karena penyaluran bantuan sosial melalui PT Pos Indonesia masih tetap ada.
Saat ini, belum ada pencairan, baik melalui PT Pos maupun Bank Himbara.
Validasi PKH atau BPNT: Bagaimana Caranya?
Mengenai cara mendapatkan validasi PKH atau BPNT, perlu diketahui bahwa sistem validasi ini tidak bisa diajukan secara mandiri.
Ini adalah sistem yang akan merekomendasikan secara otomatis.
Jika data Anda sudah ada dalam DTKS sebelumnya dan saat ini sedang dalam proses penyempurnaan di DTS, maka data Anda akan otomatis direkomendasikan sebagai calon penerima bantuan sosial PKH validasi atau BPNT validasi.
Ketika nama Anda muncul sebagai KPM yang direkomendasikan, maka akan keluar BNBA-nya, dan pendamping sosial akan mendatangi Anda untuk melakukan validasi secara offline.
Ini bertujuan untuk memastikan apakah Anda benar-benar layak mendapatkan PKH validasi atau tidak.
Ada juga validasi penggenapan kuota, di mana nama akan langsung otomatis masuk sebagai penerima bantuan sosial susulan atau validasi by system.
Dalam kasus ini, validasi akan dilakukan setelah dana bantuan sosial cair karena ini adalah penggenapan kuota PKH atau BPNT.
Status KPM Belum Berubah (November–Desember) untuk Tahap 2
Ada pertanyaan lain: “Statusnya masih belum berubah November–Desember, tapi PBJK-nya masih aktif bulan April. Apakah masih bisa cair di tahap kedua ini?”
Jika periode Anda masih di November–Desember, artinya bantuan tahap 1 kemarin tidak cair.
Jika bantuan tahap 1 tidak cair dan data tidak diperbaiki, kecil kemungkinan Anda bisa cair di tahap kedua ini.
Mengapa demikian? Karena jika tahap 1 saja tidak cair dan tidak ada perbaikan data, maka bantuan tahap kedua juga kemungkinan besar tidak akan cair.
Bahkan, KPM yang cair di tahap 1 saja belum tentu cair di tahap 2, mengingat saat ini ada banyak perubahan mekanisme dan peralihan data dari DTKS ke DTSN.
Ada kemungkinan beberapa data KPM di tahap 1 tidak masuk ke DTSN atau tidak lolos survei DTSN yang dilakukan pada awal tahun kemarin.
Bagi Anda yang periodenya masih November–Desember, silakan langsung tanyakan hal ini kepada operator SIKS-NG di desa/kelurahan tempat Anda tinggal atau laporkan ke pendamping sosial atau Dinas Sosial setempat.
Bantuan sosial pemberdayaan ini ditujukan bagi KPM yang memiliki embrio usaha, potensi, atau keterampilan di bidang tertentu yang bisa ditingkatkan atau dikembangkan menjadi usaha.
KPM ini nantinya akan didaftarkan melalui aplikasi SIKS-NG sebagai calon penerima bansos pemberdayaan.***
Editor : Eli Kustiyawati