RADAR BOGOR – Bagi Anda yang terus menanti informasi pencairan bantuan sosial (bansos) PKH maupun BPNT tahap kedua, terdapat beberapa tanda bahwa pencairan akan segera dimulai.
1. Perubahan Periode Final Closing di SIKS-NG Pendamping Sosial
Untuk periode final closing melalui aplikasi SIKS-NG pendamping sosial Program Keluarga Harapan, sudah mulai terlihat perubahan periode menjadi PKH April, Mei, dan Juni 2025.
Ini merupakan indikasi kuat bahwa pencairan akan segera dimulai, mengingat saat ini sudah berada di akhir bulan Mei dan periode salur tahap kedua adalah April, Mei, dan Juni.
Namun, perlu diketahui bahwa hingga saat ini progres lebih lanjut menuju SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana), SPM (Surat Perintah Membayar), dan SI (Standing Instruction) belum menunjukkan kemajuan signifikan.
Jangan khawatir, biasanya setelah periode berubah, akan terjadi perubahan signifikan dalam beberapa hari ke depan.
2. Pernyataan dari Kementerian Sosial
Penyaluran bansos PKH dan BPNT tahap kedua akan dilakukan pada akhir bulan Mei. Hal ini akan mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Meskipun ada pernyataan ini dan kita sudah berada di akhir Mei dengan libur nasional yang panjang, kecil kemungkinan pencairan akan dilakukan di akhir bulan ini.
Namun, pencairan PKH dan BPNT tahap kedua pasti tetap akan disalurkan, karena periode salurnya adalah April, Mei, dan Juni.
Jadi, jika belum cair di Mei, bantuan tetap akan disalurkan pada bulan Juni atau paling lambat Juli mendatang hingga kuotanya terpenuhi.
Bagi Anda yang sering mengecek saldo KKS Merah Putih setiap hari dengan mendatangi agen atau ATM terdekat, kami menghimbau agar tidak terlalu sering menggesek kartu KKS.
Hal ini dapat menyebabkan kerusakan pada kartu. Stok kartu KKS Merah Putih yang disediakan oleh bank penyalur masih terbatas. Jika kartu Anda rusak, penggantiannya mungkin tidak bisa segera dilakukan.
Sebagai alternatif, untuk memantau saldo bantuan sosial Anda, sangat disarankan mengunduh aplikasi mobile banking berikut:
•Livin’ by Mandiri bagi pengguna kartu KKS Bank Mandiri.
•BRImo bagi pengguna kartu KKS Bank BRI.
•Untuk pemilik kartu KKS Bank Himbara lainnya, gunakan aplikasi mobile banking masing-masing bank.
Dengan aplikasi ini, Anda bisa memantau saldo rekening KKS kapan saja tanpa harus menggesek kartu.
Berikut adalah rincian nominal bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) untuk tahap kedua tahun 2025 per tiga bulan:
•Ibu hamil dan balita: Rp750.000 (indeks per tahun Rp3.000.000)
•Siswa SD/sederajat: Rp225.000 (indeks per tahun Rp900.000)
•Siswa SMP/sederajat: Rp375.000 (indeks per tahun Rp1.500.000)
•Siswa SMA/SMK/sederajat: Rp500.000 (indeks per tahun Rp2.000.000)
•Lansia (60 tahun ke atas) dan disabilitas berat: Rp600.000 (indeks per tahun Rp2.400.000)
Perlu diingat, maksimal jumlah kategori yang dibayarkan hanya empat kategori.
Untuk balita dan ibu hamil, bantuan hanya berlaku pada kehamilan anak pertama dan kedua.
Hingga saat ini, metode penyaluran bantuan sosial masih menggunakan dua lembaga penyalur, yaitu melalui kartu KKS dan PT Pos Indonesia.
Jadi, bagi Anda yang selama ini menerima bantuan melalui PT Pos Indonesia, tidak perlu khawatir.
Namun, perlu diketahui bahwa hingga kini belum ada penyaluran bansos tahap kedua, baik melalui PT Pos maupun kartu KKS. Oleh karena itu, wajar jika Anda belum menerima undangan pencairan bantuan sosial dari PT Pos.
Biasanya, pencairan bantuan sosial akan didahulukan melalui kartu KKS, lalu dilanjutkan dengan penyaluran melalui PT Pos Indonesia. Mengapa demikian?
Penyaluran melalui Bank Himbara atau kartu KKS lebih sederhana dan bisa dilakukan kapan saja.
Begitu dana masuk rekening KPM, dana dapat langsung ditarik melalui ATM atau agen terdekat.
Berbeda dengan penyaluran melalui PT Pos Indonesia yang bersifat komunal dan membutuhkan waktu untuk pencetakan nomor antrean serta penyediaan tempat penyaluran.
PT Pos juga sering kali melakukan pengantaran langsung ke desa/kelurahan atau bahkan door to door ke rumah KPM bansos, yang tentunya memerlukan persiapan dan waktu.***
Editor : Eli Kustiyawati