Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Update SIKS-NG di Sistem Bansos, Penyaluran PKH-BPNT Tahap 2 via PT Pos dan KKS, Pastikan Status Anda SI!

Mutia Tresna Syabania • Sabtu, 31 Mei 2025 | 09:23 WIB
Ilustrasi uang pencairan bansos
Ilustrasi uang pencairan bansos

RADAR BOGOR – Akhir bulan Mei 2025 sudah di depan mata, dan sebentar lagi akan memasuki bulan Juni, di mana Hari Raya Idul Adha akan dirayakan.

Harapan besar para KPM adalah bansos bisa cair sebelum Idul Adha. Namun, keputusan pencairan sepenuhnya ada di tangan Kementerian Sosial dan pihak penyalur (bank dan PT Pos Indonesia).

Beberapa hari terakhir, banyak beredar struk penarikan saldo bansos sebesar Rp 600.000 di berbagai media sosial.

Nominal ini bisa jadi adalah bantuan BPNT, PKH, atau bahkan transferan non-bansos yang diunggah seolah-olah bansos.

Hingga saat ini, belum menerima informasi valid dari pendamping sosial maupun KPM di berbagai wilayah yang menyatakan bantuan PKH dan BPNT tahap kedua sudah cair secara merata.

Meskipun Menteri Sosial telah mengumumkan secara resmi pada 28 Mei 2025 bahwa penyaluran bansos PKH dan BPNT sudah dimulai secara bertahap, ini berarti dana dari pemerintah sudah disalurkan ke bank-bank penyalur dan kantor pos, bukan langsung ke rekening KPM di seluruh Indonesia.

Oleh karena itu, KPM tidak perlu buru-buru mengecek kartu KKS di ATM atau agen. Tindakan ini justru berisiko merusak kartu dan membuang waktu.

Tunggu informasi resmi dari pendamping sosial PKH Anda, atau pantau terus update status di SIKS-NG.

Untuk mengetahui progres penyaluran bansos, kita bisa memantaunya melalui sistem informasi SIKS-NG.

•Penyaluran via PT Pos Indonesia:

Untuk bantuan yang disalurkan melalui PT Pos Indonesia, di menu View DTKS, status periode salur tahap kedua (April–Juni 2025) belum muncul.

Di menu PKH submenu evaluasi komponen, proses evaluasi juga belum dilakukan. Proses penentuan KPM masih berlangsung. Ini mengindikasikan bahwa pencairan via PT Pos Indonesia masih belum dimulai.

•Penyaluran via KKS (Bank BSI, BRI, BNI, Mandiri):

Berdasarkan informasi yang kami terima, beberapa bank sudah menampilkan keterangan "rekening berhasil".

Contohnya, Bank BSI sudah menunjukkan status ini. Namun, untuk keterangan SP2D masih strip atau kosong, yang berarti belum masuk status SI (Standing Instruction).

Status SI adalah tanda bahwa bantuan sosial sudah sangat dekat dengan pencairan.

Hingga saat ini, belum ada keterangan SI yang muncul di SIKS-NG, baik di akun pendamping sosial, operator desa, maupun supervisor Dinas Sosial kabupaten/kota.

Ini mengindikasikan bahwa meskipun sudah diumumkan, dana belum di-opening untuk dicairkan oleh para KPM.

Berdasarkan kondisi di atas, menyarankan agar KPM:

Mengingat Menteri Sosial sudah mengumumkan, semoga dalam waktu dekat bantuan sosial ini akan segera disalurkan dan dicairkan.***

Editor : Eli Kustiyawati
#kpm #bansos #idul adha