Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Berpartisipasi di Museum Marketing Philip Kotler Bersama Hermawan Kartajaya, PT KAI Tampilkan Transformasi Digital Layanan Transportasi

Yosep Awaludin • Selasa, 3 Juni 2025 | 08:31 WIB
KAI menampilkan transformasi digital layanan transportasi di Museum Marketing Philip Kotler bersama Hermawan Kartajaya.
KAI menampilkan transformasi digital layanan transportasi di Museum Marketing Philip Kotler bersama Hermawan Kartajaya.

RADAR BOGOR - Instalasi 'KAI Journey' PT KAI di Museum Marketing Philip Kotler bersama Hermawan Kartajaya menunjukkan transformasi digital perusahaan.

Museum Marketing Philip Kotler ini menggabungkan konsep global dengan konteks lokal, menampilkan evolusi pemasaran dari era tradisional hingga digital. Termasuk transformasi digital layanan transportasi dari KAI.

Direktur Utama KAI, Didiek Hartantyo, menyatakan bahwa partisipasi KAI dalam Museum Marketing Philip Kotler ini merupakan kontribusi nyata terhadap perkembangan ilmu pemasaran di Indonesia.

"Kolaborasi ini menjadi bentuk kontribusi kami dalam mendorong pemasaran Indonesia agar semakin dikenal dunia," ujar Didiek dalam peresmian museum di Jakarta.

Perjalanan transformasi KAI dimulai dari era 1945 hingga 2008, di mana fokus utama adalah pembangunan infrastruktur dasar dan pengoperasian layanan secara manual.

Pada saat ini, penjualan tiket masih dilakukan secara langsung, dan kondisi stasiun belum memenuhi standar kenyamanan dan keamanan yang sama.

Dari tahun 2009 hingga 2015, KAI mulai mengutamakan layanan pelanggan. Dalam layanan Commuter Line, ada inovasi seperti e-Kios, boarding pass elektronik, dan gerbong khusus perempuan. Penataan ulang stasiun juga dilakukan untuk membuat area lebih aman, bersih, dan terorganisir.

Transformasi berlanjut signifikan pada 2016 hingga 2021, saat digitalisasi menjadi tulang punggung layanan transportasi.

Aplikasi Access by KAI diluncurkan sebagai platform layanan terpadu, memungkinkan pelanggan memesan makanan, hotel, hingga melacak lokasi secara real-time.

Sistem e-boarding pass turut mempercepat proses perjalanan dan meningkatkan kenyamanan.

Sejak 2022, KAI memasuki era pemasaran berbasis teknologi canggih dan keberlanjutan. Teknologi face recognition untuk akses stasiun, pemesanan tiket online di Access by KAI dan web booking.kai.id, serta produk premium seperti kereta compartment dan panoramik menjadi sorotan.

Selain itu, KAI membantu program strategis nasional seperti kereta cepat Whoosh dan LRT Jabodebek.

Untuk menunjukkan komitmen KAI terhadap layanan masa depan dan keberlanjutan, fitur karbon dioksida ditambahkan ke dalam aplikasi Access.

"Transformasi KAI bukan sekadar digitalisasi, melainkan bentuk konkret adaptive marketing yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat modern," kata Hermawan Kartajaya, pendiri dan ketua MCorp.

Kartajaya menyatakan bahwa kehadiran KAI di museum ini merupakan bukti nyata bagaimana bisnis lokal mengadopsi gagasan pemasaran global dan mengimplementasikannya ke dalam strategi berbasis data dan teknologi.

Selain itu, ia menyatakan bahwa keterlibatan KAI dalam museum ini menunjukkan bagaimana industri transportasi dapat menjadi pionir perubahan dalam dunia pemasaran Indonesia.

"Kami ingin menunjukkan bahwa sektor transportasi juga bisa menjadi pelaku utama dalam perubahan pola pemasaran modern," tuturnya.

Melalui pameran ini, publik diajak memahami bahwa inovasi layanan bukan hanya soal teknologi, melainkan juga tentang membangun nilai dan relevansi di tengah perubahan zaman.

KAI berharap dapat menginspirasi perusahaan lain untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pelanggan.

Dengan bantuan Hermawan Kartajaya, Museum Pemasaran Philip Kotler telah berkembang menjadi platform pendidikan yang menggabungkan teori pemasaran kontemporer dengan praktik nyata di dunia nyata.

Kehadiran KAI dalam museum ini memperkaya narasi transformasi digital di sektor transportasi Indonesia.

Dengan menampilkan perjalanan transformasi digitalnya, KAI menunjukkan komitmen dalam memberikan layanan terbaik kepada pelanggan.

Langkah ini juga mencerminkan upaya KAI dalam mendukung perkembangan ilmu pemasaran dan teknologi di Indonesia.

Partisipasi KAI dalam Philip Kotler Museum of Marketing bersama Hermawan Kartajaya diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sektor lain untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.

KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan negara. (***)

Penulis : Sholihatun Nur Khasanah/Magang-Unpak

Editor : Yosep Awaludin
#kai #museum #transformasi digital