Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Update Bansos Hari Ini: Penyaluran BPNT Terus Berlangsung, tapi Belum Terpantau Real-Time di SIKS-NG, KPM Harap Bersabar!

Mutia Tresna Syabania • Kamis, 5 Juni 2025 | 13:24 WIB
Ilustrasi uang pencairan bansos
Ilustrasi uang pencairan bansos

RADAR BOGOR – Berdasarkan pantauan hingga hari ini, bantuan sosial (bansos) BPNT terus disalurkan. Meskipun di akun SIKS-NG pendamping diakui belum terpantau secara real-time, hal ini tidak menutup kemungkinan bahwa penyaluran sedang berlangsung.

BPS bersama BPKP telah melakukan verifikasi dan penyaluran bansos sudah mulai dilakukan oleh Menteri Sosial per akhir 31 Mei 2025, sebagaimana disampaikan dalam konferensi pers di Istana Negara pada 2 Juni lalu.

Informasi ini tentunya memberikan harapan besar bagi KPM bansos yang menjadi kelompok sasaran BPNT.

Pada bulan Juni 2025, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Sosial menunjukkan komitmennya untuk mendukung kesejahteraan masyarakat prasejahtera dengan menyalurkan tiga jenis program bantuan sosial yang berbeda kepada KPM BPNT.

Tiga program ini dirancang untuk meringankan beban ekonomi, memperkuat ketahanan pangan, dan memberikan stimulus finansial kepada 18,3 juta KPM di seluruh Indonesia.

Berikut adalah program bantuan yang akan dicairkan:

1. Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Rp600.000

Penyaluran pertama ini adalah BPNT reguler sebesar Rp600.000 per KPM, mencakup alokasi untuk tiga bulan: April, Mei, dan Juni 2025 (Rp200.000 per bulan).

Penyaluran ini sudah dimulai sejak 28 Mei 2025 dan akan berlangsung secara bertahap hingga pertengahan Juni 2025.

Dana disalurkan melalui bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BSI) ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) masing-masing KPM.

Untuk daerah yang sulit dijangkau, PT Pos Indonesia turut mendistribusikan dana secara langsung.

Proses ini didukung oleh Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSE Nasional) yang telah dimutakhirkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) untuk memastikan ketepatan sasaran.

2. Bantuan Stimulus Tambahan Rp400.000 (Penebalan Bansos)

Sebagai bagian dari program penebalan bansos, pemerintah menggelontorkan bantuan stimulus tambahan sebesar Rp200.000 per bulan untuk setiap KPM selama periode Juni–Juli 2025.

Total Rp400.000 per KPM ini akan disalurkan sekali pada bulan Juni.

Bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan daya beli masyarakat di tengah tantangan ekonomi.

Penyaluran dilakukan melalui mekanisme yang sama dengan BPNT reguler, yaitu melalui transfer ke rekening KKS atau distribusi tunai via PT Pos Indonesia untuk wilayah tertentu.

Total anggaran untuk bantuan stimulus ini mencapai Rp11,93 triliun, menjangkau seluruh KPM BPNT yang terdaftar.

3. Bantuan Beras 10 Kg

Selain bantuan tunai, setiap KPM BPNT juga akan menerima bantuan pangan berupa beras sebanyak 10 kg per bulan, atau total 20 kg untuk periode Juni–Juli 2025.

Pada bulan Juni, beras 10 kg akan disalurkan sekali, dan pada bulan Juli juga disalurkan sekali masing-masing 10 kg.

Program ini dikoordinasikan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Perum Bulog, dengan distribusi dilakukan melalui kantor pos, kelurahan/desa, atau titik penyaluran yang telah ditentukan di masing-masing wilayah.

Bantuan beras ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pangan pokok dan mendukung ketahanan pangan keluarga penerima manfaat.

Ketiga jenis bantuan ini disalurkan secara bertahap sepanjang periode Juni untuk bantuan tunai, dan bantuan beras disalurkan hingga Juli 2025.

Jadwalnya bervariasi antarwilayah, tergantung pada kesiapan administratif seperti verifikasi rekening dan penerbitan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D).

Untuk memastikan Anda adalah target KPM dalam penyaluran ini dan agar proses menunggu berjalan lancar, berikut langkah-langkah yang perlu dilakukan:

- Pastikan Data Terdaftar di Sistem Resmi

Verifikasi bahwa data Anda, termasuk Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nama sesuai KTP, terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSE Nasional).

Kunjungi situs resmi https://cekbansos.kemensos.go.id atau unduh aplikasi Cek Bansos di Google Play Store.

Masukkan informasi wilayah (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan) dan NIK, lalu periksa status penerima Anda.

Jika data tidak terdaftar atau ada ketidaksesuaian, segera hubungi pendamping sosial, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), atau kantor kelurahan/desa untuk memperbaiki data secara berkala.

- Periksa Saldo Secara Berkala

Periksa saldo di rekening KKS Anda melalui ATM, aplikasi mobile banking, atau agen bank terdekat.

Penyaluran BPNT Rp600.000 dan bantuan stimulus Rp400.000 akan ditransfer langsung ke rekening KKS Anda.

Jika saldo belum masuk, bersabarlah karena penyaluran dilakukan secara bertahap, tergantung pada proses verifikasi dan penerbitan SP2D.

- Pantau Informasi dari Pemerintah Daerah

Hubungi Dinas Sosial kabupaten/kota, kantor kelurahan/desa, atau pendamping sosial Anda untuk mendapatkan informasi terbaru tentang jadwal penyaluran di wilayah Anda.

Untuk bantuan beras 10 kg, perhatikan jadwal distribusi yang biasanya diumumkan melalui kelurahan/desa atau titik penyaluran yang ditentukan oleh Perum Bulog.

Dengan tiga jenis bansos ini, pemerintah berharap dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan KPM, memperkuat ekonomi keluarga, dan memastikan kebutuhan pangan terpenuhi.

Total anggaran yang dialokasikan untuk seluruh program ini mencapai lebih dari Rp11,93 triliun.***

Editor : Eli Kustiyawati
#bpnt #kpm #bansos