RADAR BOGOR—Ada momen spesial yang tak boleh dilewatkan umat muslim setelah merayakan Idul Adha 1446 H. Namanya Hari Tasyrik.
Sayangnya, banyak orang yang tidak tahu kapan Hari Tasyrik dimulai atau amalan apa yang harus dilakukan di hari yang penuh berkah ini.
Hari Tasyrik dalam Islam memiliki makna yang signifikan lebih dari sekadar "tiga hari setelah Idul Adha." mulai dari ibadah kurban yang berkelanjutan hingga dzikir yang tidak henti-hentinya.
Berikut jadwal lengkap Hari Tasyrik 2025 dan amalan pentingnya:
Menurut sidang isbat yang dilakukan oleh Kementerian Agama RI, Hari Raya Idul Adha 1446 H jatuh pada Jumat, 6 Juni 2025. Dengan kata lain, Hari Tasyrik berlangsung selama tiga hari setelahnya.
1. Hari Tasyrik Pertama Sabtu, 7 Juni 2025 (11 Dzulhijjah)
2. Hari Tasyrik Kedua Minggu, 8 Juni 2025 (12 Dzulhijjah)
3. Hari Tasyrik Ketiga Senin, 9 Juni 2025 (13 Dzulhijjah)
Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda:
"Dari Nubaisyah Al-Hudzali, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, Hari Tasyrik adalah hari makan, minum (pada riwayat lain), dan hari zikir," (HR Muslim).
Artinya, umat Islam dianjurkan mengisi hari-hari ini dengan memperbanyak ibadah dan rasa syukur, bukan dengan berpuasa.
Apa Itu Hari Tasyrik?
Tasyrik berasal dari bahasa Arab dan berarti "menjemur di bawah sinar matahari", dan tradisi ini terkait dengan menjaga daging kurban tetap segar.
Dalam Islam, Hari Tasyrik memiliki status istimewa lebih dari sekadar istilah. Ini adalah hari-hari melempar jumrah di Mina bagi jemaah haji, tetapi bagi kita semua, ini adalah kesempatan untuk memperbanyak rasa syukur dan dzikir.
4 amalan terbaik untuk dilakukan pada Hari Tasyrik
Hari Tasyrik adalah waktu yang baik untuk menabung pahala, alih-alih hanya beristirahat setelah Idul Adha. Berikut adalah amalan yang disarankan:
1. Mengorbankan Hewan Kurban
Jika Anda belum berkurban di hari pertama Idul Adha, Hari Tasyrik adalah kesempatan terakhir untuk melakukannya. Pastikan hewan kurban memenuhi persyaratan agama.
2. Berkumpul untuk Makan dan Minum Bersama Keluarga
Menikmati makanan dan minuman bersama keluarga dan tetangga adalah cara yang baik untuk menunjukkan rasa terima kasih. Berpuasa di Hari Tasyrik bahkan dilarang, kecuali bagi jemaah haji yang tidak dapat berkurban.
3. Tingkatkan Jumlah Dzikir dan Takbir
Jangan lewatkan pahala besar dari dzikir, takbir, tahlil, dan tahmid di Hari Tasyrik. Allah SWT berfirman:
"Dan berzikirlah dengan menyebut nama Allah pada hari-hari yang berbilang." (QS Al-Baqarah: 203)
Ibnu Abbas menyebut "hari-hari yang berbilang" itu sebagai Hari Tasyrik. Takbir juga dianjurkan setelah salat wajib.
4. Membaca Doa Mustajab
Hari Tasyrik juga merupakan waktu yang mustajab untuk memanjatkan doa, termasuk doa sapu jagat yang sangat dianjurkan Rasulullah SAW: "Rabbanaa aatinaa fid-dunyaa hasanah wa fil aakhirati hasanah wa qinaa 'adzaaban-naar."
Artinya: "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan di akhirat, dan peliharalah kami dari siksa api neraka."
(***)
Editor : Yosep Awaludin