Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Cair Merata! Pembaruan Saldo Bansos PKH dan BPNT, Akhirnya Bantuan Tambahan Rp600 Ribu Siap Diproses

Mutia Tresna Syabania • Selasa, 10 Juni 2025 | 14:13 WIB
Ilustrasi uang pencairan bansos
Ilustrasi uang pencairan bansos

RADAR BOGOR – Ada kabar baik mengenai status saldo bansos PKH dan BPNT setelah berubah menjadi SI (standing instruction).

Pencairan bansos, termasuk yang bernominal Rp600.000, serta bantuan tambahan, mulai diproses baik secara tunai maupun nontunai.

Bukti struk pencairan bansos sudah beredar sejak kemarin, 8 Juni 2025, terkait bantuan PKH dan BPNT.

•8 Juni 2025 – Bank Syariah Indonesia (BSI): Pukul 00.56 WIB, terdapat saldo masuk sebesar Rp3.308.000 (sekitar Rp3,3 juta).

Setelah ditelusuri, KPM ini memiliki dua komponen: lansia dan disabilitas, serta dua balita. Total PKH yang diterima adalah Rp2,7 juta ditambah BPNT Rp600.000, sehingga totalnya Rp3,3 juta. KPM ini juga berpotensi menerima tambahan Rp400.000 plus 20 kg beras.

•8 Juni 2025 – Bank BNI: Terpantau pencairan sebesar Rp600.000 pada pukul 15.00 WIB untuk komponen lansia dan satu lagi Rp600.000 pada pukul 14.00 WIB untuk komponen disabilitas.

•9 Juni 2025 – Bank BNI (Kabupaten Lumajang): Terjadi pencairan sebesar Rp1,2 juta pada pukul 16.00 WIB. Nominal ini berasal dari dua komponen, yaitu lansia dan disabilitas, masing-masing Rp600.000.

•9 Juni 2025 – Bank BNI: Terpantau juga pencairan Rp600.000 untuk komponen lansia dan Rp1 juta untuk dua komponen jenjang SMA.

Meskipun sebagian sudah tersalurkan untuk komponen lansia, disabilitas, dan jenjang SMA, status SI belum merata di semua wilayah.

Jadi, Anda bisa mengecek saldo secara berkala, namun jangan terlalu sering. Nominal tahap kedua termin pertama tahun 2025 juga sudah mulai terlihat di sistem.

Banyak KPM yang bertanya mengenai status di SIKS-NG dan apakah bantuan pasti cair. Penting untuk diperhatikan:

•Status Exclude: Jika saat pengecekan muncul tulisan exclude (seperti yang ditandai kotak merah), ini berarti Anda masuk dalam kategori desil 6 hingga desil 10 (atau bahkan desil 5 ada yang tidak cair).

Artinya, Anda termasuk salah satu dari 1,9 juta KPM yang dihapus dari daftar penerima pada tahap kedua ini.

Jika status Anda exclude, jangan berharap lagi untuk bantuan PKH atau BPNT. Segera tanyakan pendamping sosial untuk memastikan status Anda.

•Status Gagal Cek Rekening: Jika Anda mengalami status gagal cek rekening, ini biasanya terjadi karena data e-KTP dan Kartu KKS Merah Putih Anda tidak sinkron.

Jangan khawatir, kasus seperti ini masih bisa diselamatkan. Berdasarkan informasi dari PT Pos Indonesia, Kementerian Sosial akan mengalihkan penyaluran dari Kartu KKS Merah Putih ke PT Pos Indonesia jika terjadi gagal verifikasi atau gagal cek rekening di bank Himbara.

Selain PKH dan BPNT, beberapa bantuan sosial tambahan lainnya juga sedang dalam proses pencairan:

•Bantuan Subsidi Upah (BSU) Rp600.000: Proses ini sedang diunggah datanya oleh Kemenaker untuk KPM yang memiliki gaji di bawah atau sama dengan Rp3,5 juta. Pastikan Anda terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan untuk bisa menerima BSU ini.

•BLT Dana Desa Rp600.000: Untuk periode April, Mei, dan Juni 2025, bantuan ini juga disalurkan pada hari ini, Senin, 9 Juni 2025.

•Bantuan Atensi Yatim Piatu (YAPI) Rp400.000: Surat undangan dari PT Pos Indonesia terkait pencairan bantuan Atensi YAPI untuk periode Mei–Juni 2025 juga sudah beredar.

Banyak bantuan sosial tambahan lainnya yang disalurkan oleh pemerintah pusat hari ini. Semoga Anda semua segera menerima pencairan PKH dan BPNT tahap kedua serta bantuan tambahan lainnya.

Bagi yang belum tersalurkan, tetap bersabar dan semangat. Semoga Anda adalah salah satu KPM bansos yang akan cair, bukan KPM yang dinonaktifkan.***

Editor : Eli Kustiyawati
#bpnt #bansos #pencairan #pkh