RADAR BOGOR – Kabar baik datang bagi masyarakat penerima bantuan. Saat ini, status bansosProgram Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) tahap kedua di aplikasi SIKS-NG Online telah masuk ke tahap SI (Standing Instruction). Ini berarti proses penyaluran bantuan akan segera dilakukan secara menyeluruh.
KPM bansos diimbau untuk segera menyiapkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Merah Putih.
Dengan status SI, pencairan bansos dapat segera dilakukan begitu ada pengumuman resmi dari pemerintah, baik melalui ATM maupun bank penyalur di wilayah masing-masing.
Informasi terbaru mengenai KPM yang akan menerima bantuan PKH dan BPNT tahap kedua ini adalah penerima bansos yang berasal dari desil 1, desil 2, desil 3, desil 4, dan desil 5.
Penting untuk diingat bahwa KPM dari desil 6, 7, 8, 9, apalagi 10, dipastikan tidak akan cair lagi untuk bantuan PKH dan BPNT tahap kedua tahun 2025.
Pencairan di tahun 2025 ini memang sangat ketat. Beberapa kriteria yang menyebabkan KPM dicoret dari daftar penerima, antara lain:
•Terdeteksi memiliki motor dengan harga di atas Rp5 juta.
•Mempunyai aset atau toko.
Alhamdulillah, pada tanggal 10 Juni 2025, sudah ada beberapa KPM yang menginformasikan bahwa ada saldo masuk di Kartu KKS Merah Putih:
•KKS Bank BRI: saldo masuk sebesar Rp600.000.
•Kartu KKS Merah Putih lainnya: saldo masuk sebesar Rp800.000.
Namun, informasi ini masih terbatas dan belum diketahui secara spesifik di wilayah mana saja pencairan ini terjadi, karena baru satu atau dua KPM bansos yang melaporkannya.***
Editor : Eli Kustiyawati